“Kita menanti pertemuan semu, tak pernah kita menanti bersama,” begitu bunyi penggalan lirik Pertemuan Semu.
Lagu ini bercerita tentang sebuah penantian tanpa ujung dan henti. menunggu cinta yang datang meski ternyata luka yang menghadang. Cinta yang harusnya saling memiliki hanya seperti mimpi di siang hari.
"Ketika dia sedang menunggu, maka yang ia tunggu tak menyadarinya. Ketika yang ia tunggu datang, dia tidak bisa menyambut kehadirannya. Maka dari itu, mereka yang selalu bertemu tidak pernah benar-benar menemui, hanya saling menanti di waktu yang berlainan," bunyi rilis yang diterima Okezone.
Fabian Winandi yang lahir di Bandung pada 1991 menulis lagu ini sekaligus mengaransemennya sendiri dibantu mengembangkan musik oleh Sutansyah Marahakim.
(aln)