nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Adri 'Nidji' Cari Bakat Baru di Pentas Seni Terbesar Anak Muda Indonesia

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 01:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 07 205 2026848 adri-nidji-cari-bakat-baru-di-pentas-seni-terbesar-anak-muda-indonesia-Vqk14I7fEW.jpg Adri Nidji (Foto: Vania/Okezone)

BANDUNG - Pucuk Cool Jam Festival untuk yang ketiga kalinya siap digelar pada 9 Maret 2019 mendatang. Bertempat di Lapangan PPI Pussenif, Bandung, festival dan pentas seni terbesar anak muda Indonesia ini akan digelar sejak pukul 11.00 WIB.

Baca Juga: Akhirnya Pihak Keluarga Buka Suara Soal Pernikahan Syahrini

Sebanyak enam finalis band dan ekstrakulikuler dari berbagai kota di Indonesia akan berhadapan secara langsung oleh para juri yang berkompeten, seperti M. Adri Prakarsa (drummer Nidji & Nev) dan Budi Sulistioyuwono dari kategori band, sedangkan Evelinn Kurniadi (koreografer X Factor Indonesia dan Indonesian Idol Junior), ditunjuk untuk menjadi juri kategori ekstrakulikuler.

Mengusung tema Coolaboration Unlocked, pihak penyelenggara berharap agar para peserta bisa saling bekerja sama. Bahkan pihak Teh Pucuk berharap agar para peserta bisa tampil maksimal berkat kerja sama antara satu dengan lainnya.

Nidji

"Jadi kalau dari temannya sendiri sudah kebayang nih, tentang Coolaboration Unlocked. Kenapa kita ngangkat ini, Coolaboration, ini kata-katanya diplesetin dari kata Cool dan Kolaborasi," kata Deborah Christiany selaku assisten brand manajer dari Teh Pucuk, saat ditemui di kawasan Ganesa, Bandung, Rabu (6/3/2019).

"Kita berharap dengan mereka ngeband, dengan ekstrakulikuler yang diikutikan mereka enggak bisa sendiri, harus berkolaborasi sama teman-temannya yang lain. Dan untuk mencapai kesuksesan, itu adalah hasil dari kerjasamanya mereka dengan teman-temannya. Bukan dari hasil sendiri," sambungnya.

Menurut Budi Sulistioyuwono alias Boim, ada beberapa hal yang menjadi catatan dan nilai tambah bagi para peserta untuk tampil pada final Pucuk Cool Jam 2019 ini. Yakni tampil dengan percaya diri dan tak hanya bisa berkolaborasi bersama teman seband atau tim ekstrakulikuler, tetapi juga dapat berkolaborasi dengan penonton.

Pucuk Cool Jam Festival

"Dari performance mereka itu, bagus banget itu enggak cukup sebenarnya. Tapi bagaimana mereka bisa menghibur penonton, karena judulnya saja akan bergabung dengan industri entertaiment, pasti ya harus menghibur. Sejauh mana mereka bisa berkolaborasi," tutur Boim.

Hampir sama dengan Boim, Adri Nidji juga mengungkap bahwa para peserta diharapkan dapat berkolaborasi dan bisa tampil tanpa menjiplak gaya musisi lain. Menurutnya, para juri akan lebih menghargai hasil karya sendiri, dibandingkan meniru untuk bisa mencapai kesuksesan dengan cara instan.

"Benar tadi yang disampaikan Boim. Jadi kolaborasi ini melatih mereka untuk ke industri sebenarnya. Industi musik bisa macan-macam. Mereka bisa kolaborasi sama fotografer, produser, songwriter, dan itu bisa melatih mereka untuk bisa berkolsborasi. Saat dia bisa berkolaborasi, artinya dia bisa untuk menjadi seorang entertainer, musisi, yang kualitasnya luar biasa," ungkap Adri.

Pucuk Cool Jam Festival

"Ada pesan sih, biasanya kalau untuk sukses kita suka mencontoh saja band yang sudah ada. Tapi ketika orang mencontoh itu, kan enggak ada orang yang sukses secara instan, jadi ikutilah prosesnya, sabar, dan tekun. Kebanyakan orang-orang maunya suksesnya secara instan," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Pucuk Cool Jam Festival 2019 akan digelar pada 9 Maret mendatang mulai pukul 11.00 WIB dengan harga tiket Rp 20.000 saja. Acara ini juga didukung oleh beberapa musisi tanah air seperri Juicy Lucy, DJ Dua Lampu Neon, hingga penampilan spesial dari NAIF, sebagai penutup acara tersebut. Bahkan, Julian Jacob juga akan turut hadir dan berkolaborasi dengan pemenang dari Pucuk Cool Jam 2017 yakni Soundslave.

Tak hanya sampai di situ, para pengunjungpun akan dimanjakan dengan berbagai kuliner dan karya mural menarik yang tersaji dalam venue acara.

Baca Juga: Nikita Mirzani Singgung Soal Hubungan Haji Sam dan Wanita Petir, Siapa Mereka?

Untuk hadiah dari ajang ini, selain mendapatkan Trophy dan uang tunai ratusan juta, para pemenang juga akan mendapatkan beasiswa dari SAE Indonesia. Dan untuk juara pertama, mereka akan diberi kesempatan untuk melakukan rekaman di SAE Indonesia dan membuat video klip, dimana lagunya diciptakan langsung oleh vokalis Barasuara, Iga Massardi.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini