nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penulis Pernah Hina Umat Muslim, Green Book Dianggap Tak Layak Raih Oscar

Rena Pangesti, Jurnalis · Senin 25 Februari 2019 15:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 25 206 2022543 penulis-pernah-hina-umat-muslim-green-book-dianggap-tak-layak-raih-oscar-2LTV3y9QUw.jpg Green Book (Foto: Ist)

LOS ANGELES – Kemenangan Green Book sebagai Best Picture dalam gelaran Oscar 2019, Senin (25/2/2019) WIB di California rupanya menuai kontroversi di ranah media sosial. Terutama mendapat kritik dan protes dari dari produser hingga kerabat dekat Dr. Don Shirley.

Berawal dari sinopsis, film Green Book yang diangkat dari kisah nyata itu menceritakan hubungan baik diantara pianis keturunan Afrika-Amerika bernama Dr. Don Shirley (Mahershala Ali) dan sopir pribadinya yang berkulit putih asal Italia, Tony "Lip" Vallelonga (Viggo Mortensen).

Baca Juga:

Saif Ali Khan Jawab Isu Mualaf Kareena Kapoor

Lucinta Luna Pamer Foto Seksi, Netizen Fokus ke Bayangan Aneh di Meja

Pertemuan pertama mereka tidak berjalan baik karena tingkah laku Tony yang sembrono dan kasar, bertolak belakang dengan sikap Don yang halus dan tenang. Namun, Don akhirnya menyewa Tony untuk membatunya terbebas dari masalah selama melakukan tur ke Deeph South.

Persahabatan mereka kemudian berlanjut saat keduanya merayakan pesta Natal, dimana Don yang digambarkan jauh dari keluarga kemudian bergabung dengan keluarga Tony.

Di sinilah kemudian film ini memulai protesnya, melansir Hollywood Reporter, melaporkan jika kemudian keluarga Dr. Don Shirley tidak pernah mengasingkan pianis ternama itu.

“Film itu adalah sebuah simfoni kebohongan, bahwa jika Dr. Shirley sebagai terasing dari keluarganya dan terputus dari komunitas kulit hitam adalah salah,” jelas Yvonne Shirley, keponakan Dr. Don Shirley.

Kontroversi lain juga hadir dari penulis "Green Book", Nick Vallelonga, ia sempat menyudutkan kaum muslim di Amerika Serikat pada tahun 2015 lalu lewat tweet-nya.

“Donald Trump 100 persen benar. Muslim di Jersey City bersorak ketika Menara Kembar (WTC) runtuh. Aku melihatnya, sama seperti kalian, mungkin di berita lokal CBS News," cuit Nick. Hingga akhirnya ia kemudian meminta maaf dan meghapus akunnya.

Namun rupanya cuitan Nick di Twitter itu kembali disinggung oleh produser film "La La Land", Jordan Horowitz. "Nick Vallelonga adalah penulis 'Green Book'. Industri baru memberikan dia sebuah Golden Globe atas penulisan (skenario).," cuit Jordan.

Jordan kemudian mengaitkan cuitan Nick dengan keterlibatan Mahershala Ali di film Green Book. "Mahershala Ali adalah seorang Muslim, dan seorang pria yang baik dan menawan. Ini semua terlalu menjijikkan," lanjutnya merujuk pada aktor utama "Green Book", Mahershala Ali, yang merupakan seorang Muslim.

Lebih dari itu, pada pidatonya Nick Vallelonga juga menuai kontroversi, dimana ia hanya menyebut sosok ayahnya tanpa menyebut pula dukungan dari Mahershala Ali.

"Ayah, kita mendapatkan ini," kata Nick dalam pidato kemenangannya di Dolby Theater, Los Angeles, California, Senin (25/2/2019) pagi WIB.

Salah satu netizen kemudian memberikan kritik, “Green Book hanya bicara soal Viggo Mortensen yang menyukseskan film ini dan bukan Mahershala yang memerankan tokoh cerita sebenarnya,” ujar netizen.

(aln)

BERITA FOTO
+ 4

Ternyata Luna Maya Pernah Tidak Diundang saat Mantanya Menikah

Luna Maya mengatakan dirinya akan menghadiri acara pernikahan mantan kekasihnya jika diundang, saat menjadi tamu di channel Youtube Raditya Dika.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini