"Yang memunculkan nama VA dari muncikari, bukan user," kata Akhmad Yusep Gunawan lagi.
Sebelumnya, Polda Jawa Timur sudah berhasil mengungkap transaksi prostitusi online yang diyakini dilakukan Vanessa Angel. Dari pencocokan data digital forensik, terdapat sembilan transaksi yang melibatkan Vanessa. Dimana dari keseluruhan transaksi, semuanya menampilkan nominal angka yang sama, yang diduga kuat merupakan tarif sewa sang artis.
"Harga rata-rata berkisar di angka yang sama yang diterima oleh saudara VA. Angka mutlaknya, seperti terjadi pada tanggal 5 Januari," tutup Akhmad Yusep Gunawan.
(aln)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri