JAKARTA - Perselisihan harta gono-gini antara Sarwendah dan Ruben Onsu pasca-perceraian kini memasuki babak baru. Pihak Sarwendah merasa kecolongan terkait pembagian aset yang telah disepakati di hadapan notaris.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengungkapkan bahwa kliennya mendapati aset tidak bergerak yang diterimanya ternyata bermasalah. Rumah yang diserahkan Ruben disebut memiliki beban utang yang sangat besar.
"Kami jujur saja merasa kecolongan akhirnya. Kenapa? Rumah yang diberikan ke kami itu adalah aset yang tidak bersih, semuanya dijaminkan di bank dengan utang yang fantastis," ujar Chris Sam Siwu saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan belum lama ini.
Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena aset rumah tersebut dikabarkan sudah masuk dalam kategori kredit bermasalah atau Kolektibilitas 5 (Kol 5).
Hal ini membuat Sarwendah makin tidak nyaman ketika menghuni rumah tersebut.