Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Film Sultan Agung Diputar di Amerika Serikat

Alan Pamungkas , Jurnalis-Senin, 03 Desember 2018 |21:15 WIB
Film Sultan Agung Diputar di Amerika Serikat
Poster Film Sultan Agung (foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta baru mendominasi penghargaan dalam Festival Film Bandung beberapa waktu lalu. Total, film garapan Hanung Bramantyo itu mendapatkan empat penghargaan sekaligus.

Film produksi Mooryati Soedibyo Cinema menang dalam kategori Pemeran Utama Pria Film Bioskop yakni Ario Bayu, Penulis Skenario Film Bioskop yakni Mooryati Soedibyo, Bagas Pudjilaksono, Ifan Adriansyah Ismail, Penata Artistik Film Bioskop 2018 yakni Edy Wibowo dan dalam kategori utama, sebagai Film Bioskop Terpuji.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik dari Pernikahan Priyanka Chopra dan Nick Jonas

Baca Juga: Bebas dari Tahanan, Begini Unggahan Pertama Angela Lee

Nonton bareng film Sultan Agung

Untuk memperluas cerita Sultan Agung, mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Indonesia di Washington DC (Permias DC) menggelar nonton bareng film tersebut di di The George Washington University.

Permias DC bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC, Los Angeles Independent Film Festival (LAIFF), Organization of Asian Studies di GWU, dan Sigur Center for Asian Studies di GWU agar terlaksananya acara tersebut.

Kami sebagai pelajar Indonesia di sini punya semangat yang kuat untuk mempromosikan Indonesia dan menanamkan citra positif bangsa kita kepada masyarakat di Amerika. Selain itu, kami juga berupaya menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada diaspora Indonesia melalui film sejarah ini,” jelas Aldwin Yusgiantoro selaku Presiden Permias DC dalam rilis yang diterima Okezone.

Marthino Lio 

Film yang mengangkat cerita Sultan Agung yang mempunyai nama lain Sultan Abdullah Muhammad Maulana Mataram (Raden Mas Rangsang) itu dinilai bisa memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa Amerika Serikat dan masyarakat dunia.

“Kita mengapresiasi pemutaran film ini karena memuat konten nasionalisme. Jadi diaspora Indonesia dan warga Amerika yang menonton film ini mendapatkan pemahaman mengenai sejarah bangsa kita,” ujar Theo perwakilan dari KBRI Washington DC.

Marthino Lio salah satu pemain dalam film Sultan Agung pun senang karena bisa terlibat dalam nonton bareng kali ini. Baginya yang merupakan seorang aktor, satu kebanggaan jika karyanya bisa dinikmati masyarakat dunia.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Permias DC atas penyelenggaraan acara ini, dan semoga kegiatan seperti ini makin sering dilakukan di Amerika Serikat dan dunia internasional lainnya,” tutup Marthino Lio.

(aln)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement