Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertarungan A Man Called Ahok dan Hanum & Rangga di Luar Bioskop

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Selasa, 13 November 2018 |19:12 WIB
Pertarungan <i>A Man Called Ahok</i> dan <i>Hanum & Rangga</i> di Luar Bioskop
A Man Called Ahok dan Hanum & Rangga (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Film Indonesia tengah berkembang pesat. Salah satu indikasinya adalah ramainya genre dan tema yang hadir. Calon penonton mempunyai banyak pilihan film ketika mendatangi bioskop. Film yang kini menarik perhatian adalah adanya film bertema politik seperti A Man Called Ahok dan Hanum & Rangga.

Dilansir BBC Indonesia, film biografi berjudul A Man Called Ahok menceritakan masa kecil mantan gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Kisahnya diangkat dari buku berjudul sama yang ditulis oleh Rudi Valinka.

Baca Juga: Daftar Lengkap Pemenang SILET Awards 2018

Baca Juga: 2 Peramal Ini Prediksi Pernikahan Jessica Iskandar & Richard Kyle Nanti Tidak Langgeng

Film Ahok

Sementara itu, film berjudul Hanum & Rangga diangkat dari buku Faith & the City bercerita tentang hubungan antara Hanum Rais (putri Amien Rais) dan suaminya, Rangga Almahendra. Film ini juga dirilis di hari yang sama.

Dalam hal politik, pandangan dua sosok ini berseberangan. Hanum Rais, putri Amien Rais, adalah kader Partai Amanat Nasional. Baik Amien Rais dan partainya lantang bersuara dalam kasus penistaan agama yang menimpa Ahok.

Sementara Ahok, yang terpilih sebagai wakil gubernur DKI Jakarta bersama Joko Widodo, punya basis pendukung yang berbeda.

Hanum & Rangga

Wakil Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik (Puskapol) FISIP UI, Hurriyah mengatakan segmen penonton untuk kedua film ini sudah jelas, hanya medan perangnya saja yang berbeda, dari media sosial sekarang ke sinema.

"Dari sisi politik, sudah jelas film ini punya intensi untuk memperkuat keyakinan pemilih mapan di kedua kubu dan mungkin meraih dukungan dari segmen pemilih lain," katanya.

"Meskipun saya agak ragu kedua film ini mampu mempengaruhi segmen pemilih yang lain. Apalagi kedua film ini kecenderungannya sama: glorifikasi terhadap figur dan nilai yang ingin diusung, pas di tahun politik."

Saling tuduh

Di media sosial, Hanum Rais dikritik karena PAN menginstruksikan kadernya untuk menonton film Hanum & Rangga. Dalam sejumlah laporan juga menyebut ada surat imbauan menonton film tersebut yang ditujukan untuk Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sementara itu, ada tuduhan bahwa para penonton film Ahok sengaja digerakkan dengan pemberian tiket gratis - walau tak ada bukti yang kuat soal ini.

Hingga Senin (12/11), menurut akun resmi dua film itu, jumlah penonton A Man Called Ahok sudah mencapai lebih dari 587.000 penonton, sementara Hanum & Rangga mencapai 200.000 orang.

Perdebatan tidak hanya terjadi di media sosial, tetapi juga sampai ke situs rating film IMDB. Tapi di sisi lain, nuansa politik yang kental dalam peluncuran dua film ini membuat sebagaian orang jengah.

"Tadinya ingin nonton tapi jadi malas gara-gara ribut-ribut begini," kata satu pengguna Twitter. Lainnya bilang, "ini kenapa film jadi perang kayak politik ya... A Man Called Ahok vs Hanum Rangga... Ah lama-lama negeri ini lucu."

(aln)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement