Waduh! Maria Ozawa Kapok Datang ke Indonesia

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Senin 12 November 2018 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 12 33 1976695 waduh-maria-ozawa-kapok-datang-ke-indonesia-VCFd1okZsF.jpg Maria Ozawa (Foto: Instagram)

JAKARTA - Mantan model panas, Maria Ozawa, diketahui sempat mendapatkan masalah saat bertandang ke Indonesia minggu lalu. Wanita yang akrab disapa Miyabi tersebut bahkan sampai harus ditahan selama beberapa jam di kantor Imigrasi, Denpasar, Bali.

Tindakan kurang menyenangkan yang didapatkan oleh Miyabi, diketahui lantaran dirinya dianggap bekerja di Bali pada awal November kemarin.

Padahal, ia sudah menjelaskan bahwa kedatangannya ke Bali adalah untuk menghadiri pesta ulang tahun sahabatnya, Barbie Nouva.

 

Sempat menahan paspor, pihak Imigrasi Denpasar juga dikabarkan meminta nomor telepon dan foto bersama. Hal tersebut bahkan dia anggap sebagai suatu hal yang membuat Miyabi marah.

Baca Juga: Maria Ozawa: Pihak Imigrasi Mengarang Cerita untuk Selfie dengan Saya

"Sebenernya aku dari awal sudah ngobrol dan sudah jelasin semua keadaannya. Yang disayangkan kan bukan masalah proseduralnya tapi cara mereka. Cara mereka membawa paspor itu. Kalau secara prosedur itu surat pertama yang disetujui kedua belah pihak. Ini dia tidak disetujui paspor dibawa lari gitu saja. Kedua kita didiemin. Tanpa temen temen media kita nggak akan diproses," ungkap Barbie Nouva, sahabat Miyabi saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (12/11/2018).

"Setelah diproses, selama interview alasan imigrasi enggak bisa ngomong bahasa Inggris makanya lama prosesnya. Harus ada translater, aku lah yang masuk di situ sebagai translator. Terus yang terakhir yang membuat dia marah kenapa harus minta foto bareng dan minta nomor telepon. Kalau prosedural dia sadar kok ini bukan negara dia, dia akan menuruti sesuai peraturan," sambungnya.

 

Usai kejadian itu, Nouva menyatakan bahwa sahabatnya tersebut kapok untuk kembali datang ke Indonesia. Bahkan ia dikabarkan sudah menempuh jalur hukum dengan mendatangkan konsulat ke kantor Inmigrasi tersebut.

"Kapok. Dia bilang dia enggak bakal dateng ke Indonesia. Just come to Manila for your birthday party," tuturnya.

"Kalau jalur hukum sih aku belum tahu detailnya jelas ya. Tapi yang aku denger dia laporin ke kedutaan. Jadi konsulat sudah datang ke imigrasi untuk klarifikasi," tegasnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini