nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ngeri, Taylor Swift ingin Penjarakan Stalkernya

Yunidar Kusuma, Jurnalis · Selasa 18 September 2018 19:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 18 33 1952291 ngeri-taylor-swift-ingin-penjarakan-stalkernya-Usuc0fh6Gr.jpg Taylor Swift (Foto: US Magazine)

LOS ANGELES - Menjadi sosok yang di idolakan memang tidaklah selalu menyenangkan, terlebih lagi jika penggemar tersebut sampai nekat melakukan hal-hal yang diluar batas.

Seperti halnya yang dialami oleh penyanyi Hollywod Taylor Swift, belakangan dikabarkan Taylor Swift mengajukan penahanan terhadap penguntit yang mengancam untuk memperkosa dirinya.

 

Tak ingin tinggal diam manajer Swift yaitu Jesse Schaudies Jr yang mendengar kabar tersebut lantas mengajukan perintah penahanan terhadap pria yang menguntit Taylor Swift tersebut.

- Baca Juga: Blakblakan Dukung Ruby Rose Jadi Batwoman, Taylor Swift Fans Berat DC?

Seperti dilansir dalam Wsmv, dalam pengaduannya tersebut Schaudies mengatakan seorang penguntit bernama Eric Micahel Swarbrick telah terlibat dalam kampanye untuk terus menerus menyerang Swift dengan surat-surat dan korespondensi yang berisi ancaman bahaya yang berulang sejak 27 September 2017.

Dalam E-mail yang dikirimkannya pada tanggal 29 agustus 2018 tertulis bahwa Swarbrick mengungkapkan.

“Saya ingin memperkosa Taylor Swift," tulisnya.

Pesan tersebut adalah salah satu contoh dari sekian banyak surat yang telah ia tulis untuk Idolanya tersebut.

 

Di beberapa suratnya yang lain ia juga mengungkapkan bahwa Ia ingin membunuh Taylor Swift.

Berdasarkan bukti tersebut, pada akhirnya hakim Nashville memberikan perintah penahanan pada Eric Micahel Swarbrick.

Hakim melarang Swarbrick menghubungi Schaudies, Swift, ataupun rekan lainnya baik secara langsung atau tidak langsung melalui panggilan telepon, pesan teks, komunikasi tertulis atau melalui media sosial, termasuk "suka" atau "retweeting" mereka posting.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini