nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tutup Penampilan, Otong Koil Hancurkan Gitar di Hammersonic 2018

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Senin 23 Juli 2018 06:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 23 205 1925893 tutup-penampilan-otong-koil-hancurkan-gitar-di-hammersonic-2018-xyOqriq8zt.png Koil (Foto: Ady/Okezone)

JAKARTA - Grup band metal asal Bandung, Koil, menjadi band kelima terakhir yang tampil di Magnumotion Hammersonic Festival 2018. Tampil setelah Dead Kennedys, para metalheads langsung beranjak dari Main Stage ke Hammer Stage demi menyaksikan Otong dkk.

Tanpa berlama-lama, musik metal dengan distorsi kencang dan tabuhan drum padat langsung disuguhkan oleh Koil. Para penonton pun langsung berkumpul dengan antusias menyaksikan penampilan Koil.

 

Usai membawakan dua lagu pertama, Otong pun bertanya apakah ada pengunjung yang berulang tahun hari ini. Jika ada, vokalis berambut gondrong itu akan memberikan sebuah gitar yang telah dibubuhi tanda tangannya.

Seorang pengunjung sempat mengaku bahwa dirinya berulang tahun. Sayangnya, Otong mengurungkan niat untuk memberikan gitar tersebut.

- Baca Juga: Ganasnya Marjinal Bawakan Lagu Palestina di Hammersonic 2018

“Kamu ulang tahun? Siapa namanya? Udin? Kalau saya lempar gitar kamu bisa nangkep ga? Mari kita nyanyikan bersama lagu happy birthday,” kata Otong kepada penggemar.

Koil membawakan empat buah lagu pada penampilan mereka di Hammersonic tahun ini. Lagu hits Kenyataan Dalam Dunia Fantasi menutup penampilan band asal Kota Kembang ini.

Tak lengkap rasanya ketika menonton penampilan Koil di atas panggung tanpa melihat aksi Otong menghancurkan gitar. Sebelum lagu berakhir, pemilik nama lengkap Raden Mas Jumius Aryo Verdijantoro tersebut lalu mengambil sebuag gitar v-neck berwarna merah.

 

Mendekati bagian akhir lagu, Otong menghantamkan gitarnya ke lantai hingga hancur. Aksi tersebut adalah aksi yang sudah menjadi ciri khas bagi dirinya sejak lama.

Magnumotion Hammersonic Festival 2018 menghadirkan 38 band dari berbagai genre metal. Pada tahun ini, pihak promotor sengaja menambahkan beberapa genre seperti punk rock di dalamnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini