Image

Adegan Pembunuhan 'Bayi Hitler' Nyaris Tayang di Deadpool 2

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 18:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 16 206 1899115 adegan-pembunuhan-bayi-hitler-nyaris-tayang-di-deadpool-2-isIV2eqiwG.jpg Deadpool

NEW YORK - Tak dapat disangkal jika Deadpool merupakan salah satu film Marvel yang memiliki rating dewasa. Hal ini dikarenakan banyak lelucon, kata-kata, hingga karakter yang bisa dibilang tak cocok untuk anak-anak.

Salah satunya adalah saat di mana ada adegan Deadpool membunuh bayi Hitler, yang sebenarnya bisa dibilang tak cocok untuk ditayangkan. Beruntung, adegan tersebut tidak jadi untuk dimasukkan ke dalam film. Sang penulis, Rhett Reese dan Paul Wernick pun memberikan keterangan mengenai penghapusan adegan tersebut.

“Adegan itu mungkin terlalu berlebihan, bahkan untuk film Deadpool. Itu akan menampilkan Deadpool yang kembali ke masa lalu untuk menghabisi para pemimpin Nazi yang terkenal, dalam sebuah langkah yang akan mencegah kerusakan dunia yang disebabkan oleh Hitler beberapa tahun kemudian,” ucap keduanya, seperti dikutip dari laman Comicbook, Rabu (16/5/2018).

(Baca Juga: Celine Dion Mau Nyanyikan Soundtrack, Seluruh Kru Film Deadpool 2 Kegirangan)

Wernick pun menambahkan jika adegan tersebut dimasukkan, mereka takut akan komentar yang kurang baik yang diberikan oleh para penonton.

"Saya pikir itu dipotong hanya karena itu ada di bagian yang paling akhir, dan itu meninggalkan penonton dengan kesan, 'Oh?', atau seperti 'Tentu, ini adalah bayi Hitler, tapi ini hanya bayi. Agak aneh untuk menonton itu!',” kata Wernick.

Sebaliknya, adegan pasca-kredit yang mereka inginkan melekat pada Deadpool 2 adalah beberapa momen yang paling lucu dan tidak dapat dilupakan yang pasti tidak akan menjadikan kontroversi yang mungkin terjadi.

"Kami Deadpool, tapi ada garis yang tidak bisa kami lewati," kata Wernick.

"Pembunuhan bayi mungkin sudah masuk di ambang batas tersebut," sambung Reese.

Namun kedua penulis senior tersebut mengatakan bahwa di dalam film ini, Deadpool hampir menjadi seroang ayah. Namun mereka mengurungkan niat tersebut karena respons penonton yang kurang baik.

"Kami sudah mengembangkan skrip selama tiga tahun. Kami mulai menulis pada Juni 2015. Ada banyak literasi, salah satunya Deadpool menjadi ayah, salah satunya Deadpool menjadi penjahat," lanjut Wernick.

Pada akhirnya, penting bagi duo untuk memastikan Deadpool 2 adalah film Deadpool yang jauh lebih banyak sebagai pendahulunya, menembaki semua silinder seperti yang diharapkan para penggemar.

"Apa yang kami tidak ingin lakukan adalah terlalu banyak film dengan terlalu banyak karakter. Kami menambahkan beberapa tapi kami juga ingin memastikan itu adalah film Deadpool," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini