nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lebih dari 200 Instrumen Bakal Dijual, Nasib Linkin Park Masih Tak Jelas

Lidya Hidayati, Jurnalis · Rabu 04 April 2018 19:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 04 205 1882183 lebih-dari-200-instrumen-bakal-dijual-nasib-linkin-park-masih-tak-jelas-j4KqwKayIg.jpg Linkin Park (Foto: NME)

LOS ANGELES - Sejak ditinggal oleh Chester Bennington yang meninggal pada Juli 2017 lalu, nasib Linkin Park masih terombang-ambing tak jelas. Kini, nasib band nu-metal ini makin tak jelas setelah lebih dari 200 instrumen mereka akan dijual.

Baca Juga: Mike Shinoda Harap Konser Tribute untuk Chester Bennington Jadi "Rollercoaster Emosi"

Kabar yang beredar menyebutkan jika ratusan alat musik yang pernah dipakai oleh para personel Linkin Park akan dijual pada 4 April 2018 waktu setempat. Penjualan akan dilakukan secara online lewat web milik Techno Empire marketplace.

Berbagai instrumen yang menemani perjalanan karier Linkin Park siap berpindah tangan. Gitar, keyboard, sampler, megaphone, dan koleksi lain Mike Shinoda cs akan dijual yang mana uang hasil dari penjualan itu akan didonasikan ke Entertainment Industry Foundation (EIF) yang dibangun oleh Linkin Park.

Yamaha KX5 Keytar yang pernah dipakai tur Linkin Park akan dijual bersama dengan banner yang dipakai untuk backstage signing. Ada juga Moog Etherwave Plus Theremin yang pernah dipakai Mike Shinoda dalam konser serta di MTV Music Awards 2010 silam.

Megaphone Amplivox S602M yang digunakan Brad Delson di tur 2011 juga akan dijual. Tak ketinggalan akan dijual adalah keyboard Open Labs Neko XXL Gen5 DAW yang didesain khusus untuk Linkin Park dan tak dijual di pasaran.

"Selama 13 tahun, fans Linkin Park telah menjadi suporter yang luar biasa untuk Music For Relief, benar-benar membantu misi kami untuk membantu korban selamat dan kelompok yang berjuang setelah bencana alam," kata wakil presiden EIF, Whitney Showler seperti dilansir NME, Rabu (4/4/2018).

Walau pun penjualan instrumen bersejarah ini memiliki tujuan baik, tapi tetap saja kegiatan ini menimbulkan tanya tentang masa depan Linkin Park. Salah satu band legendaris dunia ini masih belum beraktivitas penuh setelah konser tribute untuk sang vokalis pada Oktober 2017 lalu.

Mike Shinoda sendiri pernah mengatakan jika dia dan timnya masih belum tahu kemana arah Linkin Park ke depannya. Menurut Shinoda, tak ada jawaban pasti untuk masa depan grupnya hingga saat ini.

Baca Juga: Mike Shinoda "Linkin Park" Tolak Manggung dengan Hologram Chester Bennington

"Aku tak bisa mengatakan apa yang akan terjadi pada band ini. Benar-benar tak ada jawaban. Lucu rasanya karena jika pun aku mengatakan apapun soal masa depan band ini, itu akan menjadi headline, yang mana merupakan hal yang bodoh karena jawabannya adalah tidak ada jawaban," jawab Shinoda.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini