JAKARTA - Limbad kembali melakukan adegan ekstrim dalam Limbad In Action yang digelar di Surabaya, Jawa Timur. Ia bersedia dikurung dalam balok es selama empat belas jam yang membuat kesehatannya menurun.
Baca Juga: Kolaborasi Limbad dan John Beatty Sukses "Hipnotis" Ribuan Penonton di Gresik
Limbad bahkan sempat kehilangan kesadaran dan denyut nadinya terhenti sejenak. Hal itu tentu saja membuat orang di sekelilingnya merasa khawatir.
"Sampai satu dua jam sebelum diangkat dia masih ada sinyal tapi pas diangkat kok dia diam. Kita sempat panik akhirnya tim dari RCTI naik ke atas dan bongkar," ujar Haris, sang manajer dalam Obsesi pada Senin (26/3/2018).
"Begitu keluar badannya menggigil keras dan dipukul pukul, kebetulan saya juga yang paling dekat disitu, dia sama sekali enggak respon. Itu yang bikin kita panik dan akhirnya dokter juga sempat ngecek dan nadinya sempat enggak ada," tambahnya.
Sejatinya aksi Limbad ini berada di bawah pengawasan dokter. Setiap jamnya kondisi kesehatan Limbad diperiksa untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, turunnya kesehatan Limbad langsung diunggah salah satu putrinya melalui akun Instagram. Ia menuliskan doa juga semangat untuk kepulihan sang ayah melalui caption yang ditulis.