nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Film Meet Me After Sunset Gunakan Teknologi Canggih untuk Hadirkan Hujan Meteor

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 12:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 11 206 1843408 film-meet-me-after-sunset-gunakan-teknologi-canggih-untuk-hadirkan-hujan-meteor-nnXltI0xL3.jpg Film Meet Me After Sunset (Foto: Rima/Okezone)

JAKARTA - Film Meet Mee After Sunset siap menyapa penikmat film romantis di Tanah Air dengan menghadirkan kisah romansa anak-anak desa. Film produksi terbaru MNC Pictures tersebut diperankan oleh Billy Davidson, Agatha Chelsea, dan Yudha Keling dengan arahan sutradara Daniel Rifki.

Tak sekadar kisah cinta, penonton akan dimanjakan dengan pemandangan alam di malam hari yang menyejukkan mata. Pemilihan sajian suasana malam hari mengikuti jalan cerita dari tokoh Gadis yang hanya keluar ketikan matahari tenggelam.

(Baca Juga: Siti Badriah Tak Kesulitan Jadi Pemeran Utama di Dendang Cinta Wulan)

(Baca Juga: Angel Lelga kepada Farhat Abbas: Stop Cari Sensasi!)

Sajian visual keindahan alam Indoneisa yang diangkat dari Desa Ranca Upas, Bandung dan sekitarnya dan dibantu lewat teknologi CGI (Computer Generated Image) untuk menyempurnakannya. Sutradara Daniel mengatakan bahwa ia akan menghadirkan fenomena alam dengan bantuan 80 persen CGI.

"Kita kasih judul magical love story biar kena ke hati. Ada momen meteor, kunang-kunang, kabut dan yang biasa enggak ketangkep mata. Kita 80 persen dibantu CGI untuk membuat meteor dan kunang-kunang untuk lebih romantis," ujar Daniel di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan pada Kamis (11/2/2018).

Ia menambahkan bahwa ide cerita yang dibawa oleh MNC Pictures membuat dirinya mendapatkan tantangan. Ia diuji untuk memvisualisasikan CGI yang awam digunakan untik film laga ke kisah romansa.

"Sebegai sutradara yang ditantang dengan ide umum harus bisa memvisualisasikan dan mingkin biasa CGI di film action tapi kita coba di romance. Ada momen yang enggak bisa ditampilkan di real life jadi dibantu CGI," jelasnya.

Untuk menampilkan keindahan malam hari, ia memilih menggunakan teknik Day for Night demi mendapatkan detail pemandangan. Tak sekadar itu saja, pemandanagan juga akan menjadi gambaran perasaan tokoh yang berubah-ubah.

"(Kita pakai) teknis Day for Night kita syutying siang buat malam hari karena kita kalau malam bakal susah dapet detail gunung (atau) pohon lalu kita jadikan malam di post production. Konsepnya setiap set tidak hanya realita indah tapi juga langit yang menyesuaikan perasaan tokoh," jelas Daniel.

"Adegan malam akan jadi indah banget. Kita manfaatin banget lokal kayak stone garden Ranca Upas. Kita hadirkan malam jadi indah buat gadis yang hanya keluar malam hari," tambah produser Miftha S. Yahya.

Meet Me After Sunset mengisahkan tentang kehidupan malam perempuan desa bernama Gadis (Agatha Chelsea) yang menghadari cinta segitiga bersama sahabatnya Bagas (Billy Davidson) dan anak baru dari kota Vino (Maxime Boutier). Rencananya, film ini akan tayang pada 22 Febuari 2018.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini