nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Umay Shahab Mengaku Kena Karma karena Pernah Membully

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 12:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 09 33 1842201 umay-shahab-mengaku-kena-karma-karena-pernah-membully-NBhbjLsUGt.jpg Umay Shahab (Foto: Vania/Okezone)

JAKARTA - Perilaku remaja saat ini bisa dikatakan cukup ekstrim. Seringnya mereka melihat tontonan yang menunjukkan adanya peran protagonis dan antagonis, semakin membuat para remaja gemar melakukan bully.

- Baca Juga: Diam-Diam Umay Shahab Ngarep Main Film Layar Lagi

Aktor muda Umay Shahab mengaku pernah menjadi korban bully di sekolahnya.

Tak hanya menjadi korban, ia bahkan mengaku juga sempat menjadi pelaku bully di sekolah.

"Gue pernah jadi korban, gue pernah jadi orang yang membully juga pernah," ungkap Umay Shahab, yang ditemui di Studio Persaei, Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin 8 Januari 2018.

"Jadi orang yang membully tuh enggak enak, terus dapet hukum alam gitu ya. Apa yang kita tanam ya itu yang kita tuai. Akhirnya ya itulah yang gue dapet, dibully. Enggak enak," sambungnya.

Perlakuan bully yang terjadi padanya, ia akui lantaran dirinya merupakan seorang anak yang pendiam ketika berada di lingkungan sekolahnya.

Jarangnya remaja 16 tahun ini berbicara, membuat teman-temannya menggap bahwa dirinya yang sudah menjadi artis terlihat sombong dan pencitraan.

"Ya karena gue kan anak aneh jatuhnya di sekolah, karena enggak pernah, atau jarang ngobrol. Pendiam. Kalau di sekolah pendiam banget, kalau di luar sekolah baru. Pencitraan ya. Jadi di sekolah kayak yang, 'Wah artis nih, artis nih'. Disindir-sindir, kayak yang enggak enak. Even dikatain sekali pun enggak enak," paparnya.

Bagi Umay, perilaku bully dikalangan remaja cukup menyakitkan baginya. Akan tetapi, dirinya mengaku lebih senang diam dan membiarkan hal tersebut terjadi, dibanding harus membalas perlakuan tersebut.

- Baca Juga: Lawan Main di Roman Picisan Cantik-Cantik, Umay Shahab Tak Mau Terlibat Cinlok

"Ada sakitnya, ada senangnya. Padahal kalau saya mau bales saya bisa lebih sombong. Tapi karena saya orang baik, menanggapinya biasa," tandasnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini