Liam Gallagher Ungkap Album Coldplay Favoritnya

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Jum'at 29 Desember 2017 21:47 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 29 205 1837693 liam-gallagher-ungkap-album-coldplay-favoritnya-xW2usCepSJ.jpg Liam Gallagher (Foto: Reuters)

LOS ANGELES – Sebagai seorang musisi, Liam Gallagher ternyata sering mendengarkan karya-karya Coldplay. Ia bahkan memiliki album favorit dari band yang digawangi oleh Chris Martin, Guy Berryman, Jonny Buckland, dan Will Champion itu.

Dari tujuh album yang telah diproduksi oleh Coldplay, Liam menyebutkan dua album awal sebagai jagoannya. Album Parachutes dan A Rush of Blood to the Head adalah dua album favorit Liam dari band yang dibentuk pada tahun 1996 tersebut.

Baca juga: Hijrah ke Cube Entertainment, Jo Kwon Siap Comeback Awal 2018

“Aku kasih tahu, aku pernah mengadakan pesta di rumah pada suatu malam dan seorang pria dengan gitar yang merupakan fans berat Coldplay hadir di sana. Aku membiarkannya menyanyikan dua album pertama Coldplay dengan gitar akustik. Dua album pertama itu sangat megah. Album-album tersebut memiliki lagu-lagu yang bagus,” ucapnya sebagaimana dikutip dari NME, Jumat (29/12/2017).

Saudara Noel Gallagher ini mengaku tidak begitu suka dengan album-album terakhir dari Coldplay. Seperti diketahui, album-album terbaru Coldplay banyak memasukkan unsur Electronic Dance Music (EDM) ke dalam lagu-lagu di album Mylo Xyloto, Ghost Stories, dan bahkan A Head Full of Dreams.

Baca juga:  Ki Kusumo Prediksi Hubungan Gelap Artis dengan Pejabat akan Terbongkar di 2018

“Aku bukan penggemar dari album baru mereka. Semuanya terasa lebih dancey sekarang. Musik gitar kini sudah tidak memiliki cukup gitar di dalamnya, semuanya berubah menjadi pop. Mereka menghilangkan gitar mereka dan membuat musik dansa. Karena itulah aku pikir albumku tidak laku di pasaran. Aku seharusnya melakukan persis apa yang sedang ramai di pasaran,” lanjutnya.

Liam Gallagher dan Chris Martin memang diketahui sebagai teman dekat. Keduanya bahkan pernah berduet saat menghibur warga Manchester dalam konser amal Ariana Grande pada bulan Juni lalu.

LOS ANGELES – Sebagai seorang musisi, Liam Gallagher ternyata sering mendengarkan karya-karya Coldplay. Ia bahkan memiliki album favorit dari band yang digawangi oleh Chris Martin, Guy Berryman, Jonny Buckland, dan Will Champion itu.

Dari tujuh album yang telah diproduksi oleh Coldplay, Liam menyebutkan dua album awal sebagai jagoannya. Album Parachutes dan A Rush of Blood to the Head adalah dua album favorit Liam dari band yang dibentuk pada tahun 1996 tersebut.

“Aku kasih tahu, aku pernah mengadakan pesta di rumah pada suatu malam dan seorang pria dengan gitar yang merupakan fans berat Coldplay hadir di sana. Aku membiarkannya menyanyikan dua album pertama Coldplay dengan gitar akustik. Dua album pertama itu sangat megah. Album-album tersebut memiliki lagu-lagu yang bagus,” ucapnya sebagaimana dikutip dari NME, Jumat (29/12/2017).

Saudara Noel Gallagher mengaku tidak begitu suka dengan album-album terakhir dari Coldplay. Seperti diketahui, album-album terbaru Coldplay banyak memasukkan unsur Electronic Dance Music (EDM) ke dalam lagu-lagu di album Mylo Xyloto, Ghost Stories, dan bahkan A Head Full of Dreams.

“Aku bukan penggemar dari album baru mereka. Semuanya terasa lebih dancey sekarang. Musik gitar kini sudah tidak memiliki cukup gitar di dalamnya, semuanya berubah menjadi pop. Mereka menghilangkan gitar mereka dan membuat musik dansa. Karena itulah aku pikir albumku tidak laku di pasaran. Aku seharusnya melakukan persis apa yang sedang ramai di pasaran,” lanjutnya.

Liam Gallagher dan Chris Martin memang diketahui sebagai teman dekat. Keduanya bahkan pernah berduet saat menghibur warga Manchester dalam konser amal Ariana Grande pada bulan Juni lalu.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini