nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Penampakan Anji saat Ikut Indonesian Idol

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Rabu 27 Desember 2017 08:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 27 33 1836189 begini-penampakan-anji-saat-ikut-indonesian-idol-ycTX0QETjp.jpg

JAKARTA – Anji mengaku belajar banyak lantaran gagal di ajang Indonesian Idol season pertama, 2004 silam. Berkaca dari kesuksesannya sekarang ini, ia pun ingin orang-orang lain merasakan hal yang sama dan belajar banyak hal seperti dirinya.

Cobain ajang Indonesian Idol, atau kontes nyanyi lainnya, buat mengasah keberanianmu berkompetisi juga bagaimana kemampuanmu dipandang orang lain (dalam hal ini, Juri). Pasti banyak pelajaran dari komentar-komentar mereka, karena mereka adalah orang-orang hebat. Gak harus selalu komentar bagus. Komentar pedas ataupun kritik, juga bisa membangun,” tulis Anji di Instagram, Selasa 26 Desember 2017.

Dulu saya adalah Penyanyi yang (tampaknya) gagal. Sekarang saya adalah Penyanyi dengan pendapatan tertinggi dari digital. SOMBONG? Mungkin iya. Tapi itulah pencapaian yang sudah SAYA & TIM dapatkan,” lanjutnya.

Baca Juga: Hijrah Tanpa Paksaan, Sunan Kalijaga Minta Taqy Malik Bimbing Putrinya


Baca Juga: Sama-Sama Ingin Cerai, Taqy dan Salma Ajukan Berkas ke Pengadilan


Diketahui, ajang yang diikuti Anji meloloskan Joy Tobing dan Delon Thamrin sebagai pemenang. Pelantun lagu Dia itu menilai, suara Joy dan Delon yang cocok jadi solois festival memang dicari-cari juri saat itu. Ia sendiri disebut lebih cocok jadi vokalis band dibandingkan solois, dan benar saja, ia pertama kali muncul sebagai vokalis band Drive, yang sempat meledak lantaran lagu mereka, Bersama Bintang, digunakan sebagai soundtrack sinetron Candy, dibintangi Rachel Amanda dan Nimaz Dewantary, yang tayang di RCTI.

Walaupun sekarang saya sudah solo kembali, yang jelas prediksi Juri tepat. Sekarang kan cara saya berpakaian dan nyanyi juga sudah berbeda,” jelasnya.

Dalam paparannya itu Anji berkali-kali menekankan bahwa ikut dalam ajang/kompetisi itu penting. Tapi, yang penting bukan hasilnya melainkan pelajaran yang didapat. Ia pun mendapat dukungan dari warganet, seperti yang terlihat di kolom komentar. Berikutnya, Anji menekankan kepada yang sempat ikut agar tidak banyak mengeluh jika kalah.

Balik lagi... Ikutilah ajang / kontes menyanyi. Kalau lolos/menang, cakep. Kalau kalah, bukan berarti jelek. Cari jalan lain. Gak usah menggerutu dan bilang Kontestan lain lolos/menang karena rekayasa atau apapun. Sudah lah, jangan jadi orang yang alih-alih meningkatkan performa diri sendiri, malah nyalahin orang lain untuk ketidakberhasilannya,” tulis Anji.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini