Image

20 Tahun Berselang, James Cameron Beberkan Alasan Bunuh Karakter Jack di Titanic

Lidya Hidayati, Jurnalis · Senin 27 November 2017, 14:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 27 206 1821255 20-tahun-berselang-james-cameron-beberkan-alasan-bunuh-karakter-jack-di-titanic-yk4VHmCBnh.jpg Kate Winslet, Leonardo DiCaprio, dan James Cameron (Foto: 20th Fox Century)

LOS ANGELES – Semua orang dibuat menangis di penghujung film Titanic saat Jack meninggal dunia usai mengorbankan diri demi menyelamatkan Rose. Semua berdebat tak seharusnya Jack mati, dan Rose seharusnya berbagi tempat dengan Jack di tengah lautan yang menenggelamkan Titanic.

- Baca Juga: 20 Tahun Berlalu, Kate Winslet Masih Ingat Satu Adegan Menegangkan di Titanic

Setelah bertahun-tahun publik berdebat dan 20 tahun sejak perilisan perdana Titanic, sutradara James Cameron akhirnya angkat bicara. Sutradara gaek Hollywood ini mengungkap alasan sederhana yang membuatnya harus mematikan karakter Jack di filmnya.

“Dan jawabannya sangat sederhana. Karena di halaman 147 (skenario) dikatakan bahwa Jack mati. Sangat sederhan. Jelas itu adalah pilihan artistik. Papan itu cukup besar untuk menahan Rose, tapi tidak cukup besar untuk Jack. Aku pikir bodoh karena kita masih mendiskusikan ini setelah 20 tahun,” ujar James seperti dilansir Vanity Fair, Senin (27/11/2017).

Meski keputusannya itu membuat banyak orang patah hati dan menangis, tapi James tak menyesal. Sebaliknya, sutradara Avatar tersebut malah senang dengan keputusan kejamnya itu.

“Tapi itu menunjukkan jika film ini efektif dalam membuat Jack dicintai oleh penonton hingga menyakitkan bagi mereka melihat dia meninggal. Jika dia hidup, ending film ini akan jadi tak berarti,” terang James.

Ia menyambung, “Film ini tentang kematian dan perpisahan. Dia harus mati. Jadi, entah begitu atau cerobong asap jatuh menimpanya, dia akan tetap mati. Itu disebut seni. Sesuatu terjadi untuk alasan-alasan seni, bukan alasan psikis.”

James mengatakan jika dia masih percaya keputusannya adalah benar dan yang terbaik. “Jack tidak tahu jika dia (Rose) akan ditolong kapal penyelamat sejam kemudian. Lagi pula dia sudah mati. Dan kami sangat-sangat menyesuaikannya dengan apa yang kalian lihat di film karena aku percaya, pada saat itu, dan masih hingga saat ini, bahwa itu lah yang diperlukan untuk satu orang bisa bertahan hidup,” pungkas James.

- Baca Juga: Kate Winslet Biarkan Leonardo DiCaprio Mati di Film Titanic

Apa yang dikatakan oleh James memang ada benarnya. Jika Jack tak mati dan hidup bahagia dengan Rose, mungkin Titanic tak akan melegenda seperti sekarang dan ending mereka tak akan ada bedanya dengan film bencana kebanyakan. (lid)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini