Sylvester Stallone Bantah Tudingan Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Gadis Remaja

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Jum'at 17 November 2017 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 17 33 1815932 sylvester-stallone-bantah-tudingan-lakukan-pelecehan-seksual-kepada-gadis-remaja-4idwQfuPAb.jpg Sylvester Stallone (Foto: Variety)

LOS ANGELES – Sylvester Stallone akhirnya memberikan respons terhadap tudingan yang menyebutkan bahwa dirinya melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis remaja pada tahun 1986.

Baca Juga: Wow, Jacky Chan Siap Adu Peran dengan Sylvester Stallone di 'Ex-Baghdad'

Stallone, yang pada saat itu berusia 40 tahun, melakukan tindakan tidak terpuji kepada gadis remaja berusia 16 tahun. Bintang film Rocky tersebut saat itu sedang menjalani syuting untuk film Over The Top. Ia juga sudah terikat sebuah pernikahan dengan aktris Brigitte Nielsen pada saat itu.

Daily Mail baru-baru ini menemukan sebuah laporan polisi dari tahun 1986 yang menyebutkan seorang gadis berusia 16 tahun berhubungan seksual dengan sang aktor (Stallone) di hotel Las Vegas sebelum ‘memaksa’ dirinya melakukan threesome dengan bodyguard-nya. Sang korban mengklaim bahwa dirinya dilarang memberi tahu siapa pun tentang insiden yang terjadi atau mereka akan membunuhnya.

Pihak kepolisian mengatakan bahwa korban memutuskan untuk tidak mengajukan tuntutan karena tidak memiliki bukti yang cukup kuat.

Baca Juga: Film Rambo Versi Bollywood Pastikan Tanpa Nyanyi dan Tarian

Melalui juru bicaranya, Stallone mengatakan bahwa tudingan tersebut tidak benar adanya. Tudingan tersebut konyol dan palsu karena dirinya tidak pernah dihampiri oleh pihak berwajib atas kejadian tersebut.

“Ini adalah cerita yang konyol, kategori palsu. Tidak ada yang pernah menyadari cerita ini sampai diterbitkan hari ini, termasuk Pak Stallone. Dirinya tidak pernah dihubungi pihak berwenang atau pihak lain mengenai masalah ini,” ujar pernyataan resmi pihak Stallone seperti dilansir NME, Jumat (17/11/2017).

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini