Keluar dari Zona Nyaman, Mahesya KDI Bakal Tinggalkan Genre Dangdut

Sumarni, Jurnalis · Sabtu 07 Oktober 2017 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 07 205 1790587 keluar-dari-zona-nyaman-mahesya-kdi-bakal-tinggalkan-genre-dangdut-m5UyeubWhY.jpg Mahesya KDI (Foto: Instagram)

JAKARTA - Berangkat dari musik dangdut, Mahesya Nanda Pratama rupanya memilih genre yang berbeda usai keluar sebagai pemenang Kontes Dangdut Indonesia (KDI) pada 2015 lalu. Bukan dangdut, ia justru membangun citra lewat aliran pop-melayu.

Dua lagu andalannya termasuk Ai Lop Yu dan Menunggu pun berada di jalur tersebut. Sebenarnya aksi pria asal Pekanbaru, Riau ini pindah genre bukan tanpa alasan.

(Baca Juga:  Kuliah di Pekanbaru Terbengkalai, Mahesya KDI Berencana Pindah Kampus ke Jakarta)

(Baca Juga:  Berikan Efek Jera, Alasan Nikita Mirzani Dilaporkan ke KPI)

Ia mengaku sebelum mengikuti ajang KDI memang bukanlah seorang penyanyi dangdut. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Mahesya kepada Okezone.

"Alasannya karena manajemen dan label minta ke dunia baru lagi, tuntutan mereka seperti itu. Cuma balik lagi, Mahesya walau dulu di dangdut tapi background Mahesya bukan penyanyi dangdut," katanya saat dijumpai pasca-tampil di Dahsyat RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Mahesya memang lebih mahir menyanyikan lagu-lagu dengan genre pop ataupun seriosa. Bahkan ia juga pernah didapuk sebagai personel sebuah band. Musik dangdut kala itu adalah hal yang baru bagi dirinya.

(Baca Juga:  Mike Lewis Cari Ibu Tiri untuk Kenzo, Anda Minat?)

(Baca Juga: Nikita Mirzani Dilaporkan ke KPI, Minta Dilarang Tampil di Televisi)

"Mahesya dulu seriosa, personel band juga, solois pop juga. Maka dari itu mereka (manajemen) berfikir kenapa enggak ngeblend aja yah sama yang lalu," sambungnya.

Mahesya menilai di antara sekian jenis lagu yang dinyanyikan, musik dangdutlah yang paling sulit. Oleh karena itu, ia sangat terkejut saat diumumkan sebagai pemenang KDI musim kesembilan.

"Yang paling susah dangdut. Mahesya juara satu waktu KDI. Saya juga bingung dengan juara saya," ucapnya lantas tertawa.

"Maksudnya saya bangga dengan juara saya, masih enggak nyanka dinobatkan jadi juara satu. Padahal baru dan awam banget," imbuhnya.

Kendati demikian, Mahesya tahu betul itu adalah hasil yang dibayarkan saat ia belajar secara totalitas selama kompetisi berlangsung. Sebagai musisi, Mahesya juga sejatinya ingin mengembangkan bakat lewat genre-genre lain.

"Tapi mungkin karena ini kesungguhan Mahesya yang mau belajar dan mencintai seni musik, jadi mendalami apa pun kita ambil, kayak aku adalah pelakon seni, aku pasti bisa melakukannya," pungkasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini