nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nikita Mirzani Dilaporkan ke KPI, Minta Dilarang Tampil di Televisi

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 06 Oktober 2017 23:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 06 33 1790529 nikita-mirzani-dilaporkan-ke-kpi-minta-dilarang-tampil-di-televisi-RRdZUkO67Z.jpg Nikita Mirzani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano menyerahkan laporan ke komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengenai kasus yang terjadi pada Nikita Mirzani. Belakangan ini, ibu dua anak tersebut memang dituduh telah menyebarkan kebencian dan menghina Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmayanto.

Ia dituduh mengunggah kebencian melalui akun Twitter pribadi yang bernama @NikitaMirzani pemain film Comic 8 tersebut. Sebelumnya, Gerakan Pemuda Anti Komunis (GEPAK) telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

(Baca Juga: Hindari Karya Dimonetize, d'Masiv Patenkan Hak Cipta)

(Baca Juga:  FOTO: Bukan Raffi Ahmad, "Brondong Keren" Ini Jadi Partner Jalan-Jalan Nagita Slavina Lho)

"Kami barusan serahkan pengantar surat ke komisioner ke pihak KPI, KPI menerima, dan kami juga sempat berbincang apa yang kita sampainkan apa yang terjadi dalam beberapa hari lalu," ujar Sam Aliano saat ditemui di kantor Komisi Penyiaran Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (6/10/2017).

"Bahwa yang dilakukan Nikita Mirzani dengan menyebarkan kebencian terhadap tentara TNI yaitu Jendral Gatot dalam akun Twitternya dimana itu disebut dalam film G30 S PKI seharusnya Jenderal Gatot dalam lubang buaya tersebut," tambahnya.

Sam Aliano bersama dengan anggota asosiasinya melaporkan kasus tersebut ke KPI untuk mencekal kemunculan Nikita Mirzani di televisi. Pasalnya mereka menganggap kalau wanita 31 tahun itu dianggap sebagai pemecah belah bangsa Indonesia dan menimbulkan kegaduhan atas cuitan di Twitternya tersebut.

(Baca Juga:  Mike Lewis Akui Sosok Tamara Bleszynski Adalah Wanita Terhebat)

(Baca Juga:  Wahai Anak Muda, Tiru 3 Kunci Sukses dari Raisa Nih!)

"Kami sebagai asosiasi dan saya ketua Sam Aliano bersama anggota saya Kami mendesak pihak KPI mencekal tayangan terhadap pada siapapun yang memecah belah bangsa dengan melakukan kegaduhan masyarakat di hari-hari yang buat kita gembira adanya ulang tahun TNI dan kami melihat ada pernyataan pas ulang tahun TNI dari Nikita Mirzani bahwa Gatot Jenndral panglima masuk kedalam buaya," paparnya.

"Kami marah, karena di lubang buaya itu tempat dimana Jendral-jendral mati di dalamnya yang dibunuh oleh PKI pada zaman itu artinya itu masuk kedalam. Oleh karena itu kami kecewa, kami tidak menerima sangat keterlalauan apa yang terjadi lewat di akun Twitternya," tutup Sam Aliano.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini