Share

Banyak Tantangan bagi Christine Hakim untuk Indonesia Garap Film Politik, Masyarakat Salah Satunya

Agregasi Antara, Jurnalis · Sabtu 23 September 2017 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 23 206 1781703 banyak-tantangan-bagi-christine-hakim-untuk-indonesia-garap-film-politik-masyarakat-salah-satunya-lpZUyFX8dF.jpg Christine Hakim (Foto: Rima/Okezone)

JAKARTA - Perfilman Indonesia lambat laun terus menanjak. Film Indonesia pun kini beragam dan banyak alternatif yang bisa dipilih masyarakat. Namun satu hal yang jarang ditemui, film dengan tema politik.

Dilansir Antaranews.com, aktris senior Christine Hakim menilai film bertema politik jarang ditemui di Indonesia karena masih terdapat kendala dalam proses pembuatannya.

(Baca Juga: Super Meriah, Antrean Peserta Mengular saat Ikuti Big Audition Indonesian Idol Medan)

(Baca Juga: Habiskan Waktu Bersama Teman-Teman, Cara Vicky Shu Tutup Masa Lajang)

"Masih ada kendala. Saya melihatnya seperti itu," kata dia kepada Antara News di Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jakarta.

Christine mencontohkan sutradara Eros Djarot yang ingin membuat film tentang permasalahan sosial politik namun didemo oleh Front Pembela Islam (FPI).

(Baca Juga: Rumah Raffi Ahmad Nyaris Kemalingan, Pelakunya Alami Depresi)

(Baca Juga: Waiting for Tomorrow dan Virus, Martin Garrix Sukses Panaskan Invasion 2017)

"Itu mas Eros mau bikin film yang mengangkat permasalahan sosial politik, FPI yang nyetop, yang mendemo," kata pemeran film Badai Pasti Berlalu itu.

"(Setelah reformasi) Memang sudah bebas, tetapi ada cara-cara yang kemudian menghambat jalannya syuting," imbuh Christine.  

Sementara itu sutradara muda pemenang Festival Film Cannes 2016 Wregas Bhanuteja mengaku enggan untuk membuat film bertema politik karena merasa tidak dekat dengan bidang itu.

"Saya tidak berminat buat film politik, saya tidak dekat dengan film politik, saya lebih ke psikologis," kata sutradara film pendek Prenjak itu.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini