Sandiaga Uno Terkesima Akting Christine Hakim di Film Tjoet Nja Dhien

Siska Permata Sari, Jurnalis · Minggu 30 Mei 2021 21:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 30 206 2417624 sandiaga-uno-terkesima-akting-christine-hakim-di-film-tjoet-nja-dhien-MItCIMYaM0.jpg Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan kekagumannya kepada aktris senior Christine Hakim. Kekaguman itu dia sampaikan usai menyaksikan film Tjoet Nja' Dhien dalam acara nonton bareng (nobar) di Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (30/5/2021).

Dalam film tersebut, Christine Hakim adalah pemeran utama yang memerankan karakter pahlawan perempuan asal Aceh, Tjoet Nja' Dhien. Sanjungan tersebut disampaikan Sandiaga Uno di depan sang aktris.

Baca Juga:

Film Tjoet Nja' Dhien Tayang Lagi, Kisah Perang Fi Sabilillah Rakyat Aceh Melawan Belanda

Direstorasi, Film Tjoet Nja Dhien Kembali Tayang di Bioskop

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno

“Bu Christine Hakim luar biasa. What a performance, what a performance!” ujarnya dalam acara sosialisasi ‘Kembali ke Bioskop’ di Jakarta, Minggu.

Di kesempatan yang sama, Sandiaga juga sekaligus memuji sang sutradara, Eros Djarot yang juga hadir dalam acara tersebut. Pasalnya, pembuatan film yang tayang pada 1988 ini dibuat dengan penuh perjuangan, karena sempat terkendala biaya.

“Waktu dibuat, film ini mengalami kesulitan keuangan. Jadi tadi kita lihat ratusan orang yang terlibat dalam produksi film ini tidak dibayar. Tapi Pak Eros Djarot dengan kepemimpinannya, berhasil meyakinkan semua dan akhirnya film ini rampung,” kata Sandiaga.

“Nasi bungkus katanya sempat tertunda pembayaran, tapi itu bentuk dari perjuangan. Dan Pak Eros berhasil menghadirkan suatu film yang sangat epik,” pujinya lagi.

Di kesempatan yang sama, Sandiaga mengatakan, acara nobar ini juga sekaligus untuk meluncurkan gerakan ‘Kembali ke Bioskop’ demi membangkitkan industri perfilman Indonesia.

“Ratusan, ribuan, mungkin puluhan ribu masyarakat bergantung hidupnya dari industri perfilman. Kita harus hadir dengan kebijakan yang berpihak. Kita ingin bahwa insan perfilman meyakini, kita tidak akan pernah meninggalkan perjuangan untuk industri perfilman kita,” kata Sandiaga.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini