Capai 50 Episode, Kru Cahaya Hati Langsung Potong Kambing

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Senin 04 September 2017 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 04 598 1769012 capai-50-episode-kru-cahaya-hati-langsung-potong-kambing-gmuDDhRHaD.jpg Kru Sinetron Cahaya Hati (Foto: Vania/Okezone)

DEPOK - Sinetron Cahaya Hati yang tayang di RCTI sejak 31 Juli 2017 lalu, memang cukup menyedot perhatian pemirsa. Terbukti hingga hari ini, sinetron yang dibintangi oleh Alwi Assegaf, Ferdi Ali, Eka Shanty, Audrey Junicka Putri, Reza Fahlevi, Marsha Aurelia, Rita Hamzah, Yadi Timo, hingga Dwi Yan, ini sanggup untuk mencapai episode yang ke 50.

Sebagai bentuk rasa syukur atas tercapainya 50 episode penayangan sinetron Cahaya Hati, para kru beserta pemain sinetron Cahaya Hati, sejak pagi tadi sempat melakukan pemotongan kambing di lokasi acara. Bahkan daging hasil pemotongan tersebut mereka bagikan kepada para anak-anak yatim piatu sekitaran lokasi.

(Baca Juga: Warga Antusias Nantikan Sinetron Pura-Pura Haji, Istri Denny Cagur Dinilai Sukses Berakting)

(Baca Juga; Nuansa Religius dan Komedi Penuhi Sinetron Terbaru RCTI, Pura-Pura Haji)

Bagi Filriady Kusmara, selaku direksi dari MNC Pictures, sinetron Cahaya Hati memiliki sebuah pencapaian yang baik untuk sebuah tayangan. Pasalnya dalam satu hari, sinetron ini mampu untuk menayangkan lebih dari satu episode.

"Enggak kerasa sudah tayang 51 episode nanti malam, hanya dalam waktu satu bulan lebih," ungkap Filri, di lokasi sinetron Cahaya Hati, kawasan Radar Auri, Cimanggis, Depok, Senin (4/9/2017).

"Harusnyakan kalau bicara normal paling 30 atau 35 episode sampai hari ini. Tapi sekarang kita sudah tayang 51 episode. Berarti tiap hari kita tayang lebih dari satu episode, berarti itu pencapaian yang baik untuk sebuah sinetron," sambungnya.

Munculnya sinetron Cahaya Hati sendiri bermula dari kekhawatiran pihak MNC Pictures terhadap tayangan-tayangan televisi saat ini. Mereka mengaku ingin menciptakan sebuah tayangan yang ketika ditonton seorang anak, hal tersebut tidak membuat khawatir para orangtua.

Lebih jelasnya, Filri menyatakan bahwa tingginyabrating Cahaya Hati sejak awal penayangan, merupaka sebuah hal yang patut untuk dibanggakan. Pasalnya kualitas dan kuantitas sinetron ini dapat diapresiasi dengan baik.oleh seluruh penonton di Indonesia.

"Kita gelisah kok tayangan hampir semua tayangan enggak ada yang bisa jadi rolemodel untuk pemirsa terutama di segmen anak-anak. Oleh karena itu kami mendevelop itu," paparnya.

"Kami ingin agar saat bapak ibu meninggalkan anak menonton televisi, mereka bisa dengan tenang membiarkan anak mereka. Dan yang menjadi kebanggan buat kita tidak cuma mendeliver secara quality tetapi juga direspon sama penonton. Pas di awal sudah sempat jadi top program dibawah Dunia Terbalik. Itu sebagai bukti bawah antara quality dan kuantitas bisa berjalan seiring," timpalnya.

(Baca Juga: Sambut HUT RCTI ke-28, Robby Purba: RCTI Enggak Ada Matinya!)

(Baca juga: Terungkap, Reza Pahlevi Diam-Diam Mengidolakan Alwi Assegaf)

Diakhir pembicaraan ia juga mengucapkan terima kasih kepada segenap kru beserta pemain atas suksesnya sinetron Cahaya Hati. Bahkan ia turun menghanturkan terima kasih kepada para pemirsa karena mau untuk terus menyaksikan sinetron tayang tayang setiap hari pukul 18.15 wib di RCTI ini.

"Apresiasi pemirsa itu sangat tinggi. Atas nama BOD dari MNC Pictures kami sangat berterima kasih memberikan apresiasi kepada kru dan pemain yang menghasilkan karya yang enggak cuma dapat rating tinggi tapi juga dapat apresiasi dari hampir semua kalangan pemirsa," tandasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini