nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demi Sinetron Pura-Pura Haji, Angga Aldi Yunanda Menghafal Hadits Tiap Hari

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Senin 04 September 2017 07:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 04 598 1768688 demi-sinetron-pura-pura-haji-angga-aldi-yunanda-menghafal-hadits-tiap-hari-Y1wdSV1Wg8.jpg Angga Yunanda (Foto: Dewanto/Okezone)

JAKARTA - Aktor ganteng Angga Aldi Yunanda mendapat banyak pelajaran rohani dari sinetron Pura-Pura Haji. Hal itu dikarenakan sifat tokoh Nata yang diperankannya serta cerita yang memang penuh kesan religius.

- Baca Juga: Warga Antusias Nantikan Sinetron Pura-Pura Haji, Istri Denny Cagur Dinilai Sukses Berakting

Ketika ditemui dalam acara syukuran dan penayangan perdana sinetron Pura-Pura Haji, cowok 17 tahun tersebut mengungkap bahwa sifat religius yang sesungguhnya tidak terlalu mirip dirinya itu mengharuskannya menghafal berbagai macam hadits untuk keperluan film.

Sontak hal itu jadi tantangan tersendiri baginya. Namun, ia meyakinkan bahwa tidak ada kesulitan yang berarti dalam menjalankan hal tersebut.

"Tantangan ada sih, karena kan aku yang alim banget, jadi tiap hari ada-ada aja yang ngapalin hadits gitu. Tapi sejauh ini baik-baik aja sih," ungkap Angga.

Selain itu, yang menjadi tantangan bagi Angga adalah berbicara dengan logat Sunda. Meski begitu, tantangan itu dilaluinya dengan mudah dengan mencontoh beberapa pemeran lain yang memang berdarah Sunda.

Tokoh Nata adalah adik dari Nanang (Irgi Ahmad Fahrezi), seorang pegawai di toko emas milik Haji Kosim (Dicky Chandra). Nata adalah pendatang baru di Kampung Cikuya dan masih beradaptasi, namun parasnya yang ganteng sudah memikat hati Jihan (Dea Annisa).

Berlawanan dengan Nata, tokoh Kemal yang diperankan Fachri Muhammad (dikenal juga sebagai Si Entong) justru sangat genit, terutama terhadap tokoh Jihan yang disukainya. Tentu ini berlawanan dengan sifat ayah Kemal yaitu Haji Kosim yang sangat low-profile. Cerita kemudian akan mempertemukan ketiga pemuda itu dalam kondisi yang rumit.

- Baca Juga: Nuansa Religius dan Komedi Penuhi Sinetron Terbaru RCTI, Pura-Pura Haji

Namun, Angga meyakinkan bahwa kisah pemuda-pemudi itu tidak hanya soal drama cinta segitiga saja. Selain karena sifat sinetron yang penuh lawakan, lagi-lagi nilai religius dikedepankan dalam sinetron yang tayang pukul 22.00 WIB tersebut. Meski begitu, perpaduan ketiganya membuat film Pura-Pura Haji diharapkan tidak monoton untuk disaksikan para pemirsa RCTI.

"Bener-bener banyak banget (unsurnya) sih menurut aku, karena pemain yang lain baru baca skenarionya udah ketawa-ketawa sendiri. Karena ini kan bukan sinetron religi doang, tapi banyak juga unsur komedinya. Jadi pasti bakal seru lah, enggak monoton gitu," tutup Angga.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini