Adegan Romantis dengan Balutan CGI, Jadi Pembeda di Film Meet Me After Sunset

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 16 Agustus 2017 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 16 206 1757068 adegan-romantis-dengan-balutan-cgi-jadi-pembeda-di-film-meet-me-after-sunset-UyadPkGqcS.jpg Jumpa Pers Film Meet Me After Sunset (Foto: Arif/Okezone)

JAKARTA - Film Meet Me After Sunset disebut-sebut memiliki beberapa poin yang menjadi pembeda dengan drama kisah percintaan remaja yang lain. Disebutkan oleh Danial Rifki selaku sutradara, penggunaan teknologi Computer-Generated Imagery atau disingkat CGI dalam pengambilan adegan jadi salah satu keunggulan.

(Baca Juga: Meet Me After Sunset, Film Romantis yang Sarat Nuansa Magis)

"Jadi film ini memanjakan penonton dengan nuansa magis yang penuh cinta. Jadi romantisme dalam adegan itu kita menggunakan CGI," ucap Danial saat ditemui di kawasan MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (16/8/2017).

"Film ini juga mungkin jadi film remaja dengan CGI terbanyak sampai saat ini karena ada 350 shot yang kita pakai CGI," lanjutnya.

(Baca Juga: Maxime Bouttier Bocorkan Keseruan Film Meet Me After Sunset)

Sekedar informasi, CGI merupakan salah satu teknologi yang sering digunakan oleh para sineas. Dengan penggunaan teknologi tersebut, para pembuat film dapat mengatur efek visual sesuai kreativitas masing-masing. 

Salah satu contoh penggunaan teknologi CGI adalah keberadaan sosok Paul Walker dalam Fast and Furious 7. Paul Walker yang meninggal dunia saat proses shooting film masih berlangsung seolah dibuat hidup kembali dengan memanfaatkan teknologi tersebut.

(Baca Juga: Maxime Bouttier Ceritakan Keseruan film Meet Me After Sunset)

Selain dari penggunaan teknologi CGI, Danial juga mengutarakan poin-poin pembeda lain yang muncul dalam Meet Me After Sunset. Pemilihan lokasi syuting di kawasan Bandung, Jawa Barat dan sekitarnya juga dianggap sebagai salah satu keunggulan.

"Kita juga mengeksplorasi Indonesia. Enggak seperti film lain yang mengeksplorasi luar negeri, kita shooting 100 persen di Indonesia," tutur Danial.

Tak cukup sampai disitu, alur cerita yang dimainkan dalam Meet Me After Sunset juga dinilai Danial sebagai wujud terobosan baru dalam perfilman Indonesia. Kisah romantisme remaja yang dipadukan dengan nuansa magis berbau personifikasi disinyalir akan meningkatkan nilai jual film yang juga melibatkan Haqi Achmad sebagai penulis skenario tersebut.

"Terus ada misteri di dalamnya. Ini kan mencintai karena ada misteri sebenarnya. Kisah cintanya berawal dari misteri," katanya.

(Baca Juga: Maxime Bouttier Raih Cinta Agatha Chelsea di Film Meet Me After Sunset)

Mengacu pada poin-poin pembeda dalam Meet Me After Sunset, Danial Rifki pun menyampaikan harapan akan kesuksesan film yang menjadi salah satu karya terbaru MNC Pictures. "Semoga bisa jadi sesuatu yang fresh dan penonton bertanya-tanya dari awal. Siapa sih dia itu. Kan anak-anak muda kepo tuh," pungkas Danial.

Meet Me After Sunset sendiri masih dalam tahap finalisasi sebelum resmi dilepas ke pasar. Belum dapat dipastikan kapan Meet Me After Sunset mulai tayang dan dapat disaksikan di bioskop.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini