Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

A Taxi Driver Sukses Jual 5 Juta Tiket, Sehari Lebih Cepat Dari The Battleship Island

Siska Maria Eviline , Jurnalis-Selasa, 08 Agustus 2017 |18:09 WIB
<i>A Taxi Driver</i> Sukses Jual 5 Juta Tiket, Sehari Lebih Cepat Dari <i>The Battleship Island</i>
A Taxi Driver. (Foto: Hancinema)
A
A
A

SEOUL – Film A Taxi Driver akhirnya membukukan penjualan 5 juta tiket di Korea Selatan. Melansir Korea Herald, capaian itu dibukukan film yang didistribusikan oleh Showbox tersebut pada hari ini (8/8/2017), pukul 08.30 waktu setempat, hari ketujuh setelah tayang perdana.

Dengan begitu, film arahan sutradara Jang Hoon itu, sukses mematahkan dominasi The Battleship Island yang digadang-gadang mendapat dukungan jaringan bioskop terbesar di Korea Selatan, CJ CGV. Sebagai informasi, angka penjualan 5 juta tiket itu diraih A Taxi Driver satu hari lebih cepat dibandingkan film yang dibintangi So Ji Sub dan Song Joong Ki tersebut.

Kemarin (7/8/2017), komposisi pemesanan tiket A Taxi Driver mencapai 35,8 persen, angka tertinggi dibandingkan judul lain yang tengah tayang di bioskop. Sementara hari ini (8/8/2017), angka itu naik menjadi 42 persen.

Apabila merunut ke belakang, sebenarnya komposisi pemesanan tiket A Taxi Driver tersebut mengalami penurunan. Pasalnya, pada hari kedua penayangannya film itu sukses membukukan komposisi pemesanan tiket mencapai 52,1 persen.

BACA JUGA:

Respons Lebih Bagus, A Taxi Driver Sukses Kalahkan Battleship Island
 

Tak Perlu ke Korea, Film Terbaru Song Joong Ki Juga Tayang di Indonesia

Pada tayang perdana, film yang diperankan Song Kang-ho dan aktor asal Jerman, Thomas Kretschmann, itu menjual 697.858 tiket. Angka itu didapatkan dari 7.068 kali penayangan di 1.446 layar bioskop di seluruh Korea Selatan. Dua hari kemudian (3/8/2017), penjualan tiket film itu merangkak naik menjadi 1 juta tiket.

Lalu pertanyaannya kemudian, apa yang menarik dari film ini sehingga mampu mengungguli The Battleship Island? Pierce Conran dari ScreenAnarchy menyebut, kekuatan A Taxi Driver terletak pada bagaimana sejarah tersaji apik dalam balutan humor, keagungan, dan air mata.

BACA JUGA:

Monopoli Bioskop dan Jalan Cerita Bikin Battleship Island Dikritik

MOVIE FACT: Usung Genre Fantasi, Enam Drama Korea Ini Bukukan Rating Fantastis

Dia bahkan menilai, jalan cerita A Taxi Driver jauh lebih efektif dan proporsional dibandingkan film berbujet lainnya dengan tema serupa, May 18. “Dengan banyaknya citarasa dan detail lokal, film ini menawarkan cerita yang sangat universal tentang ketidakadilan,” tulisnya.

Film A Taxi Driver mengambil setting tahun ’80-an di Gwangju, Korea Selatan, saat pemberontakan pro-demokrasi terjadi. Film ini menceritakan perjalanan Man-seob, seorang sopir taksi yang membawa reporter asal Jerman, Jurgen Hinzpeter, sejauh 330 kilometer dari Seoul ke Gwangju. Tergiur bayaran besar, perjalanan itu malah membawanya menyaksikan kekerasan militer pada Pemberontakan 18 Mei.

(SIS)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement