Imbas Kasus Ganja TOP 'BIGBANG', Artis Korea Dilarang Jadi Polisi ketika Wamil

Lidya Hidayati, Jurnalis · Selasa 25 Juli 2017 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 25 33 1743561 imbas-kasus-ganja-top-bigbang-artis-korea-dilarang-jadi-polisi-ketika-wamil-ZBGz88sRDW.jpg TOP 'BIGBANG' (Foto: Allkpop)

SEOUL – Kasus ganja atau marijuana yang menyeret nama TOP berbuntut panjang. Gara-gara skandalnya ini terungkap saat ia masih bertugas sebagai polisi selama wajib militer (wamil), pemerintah pun memutuskan polisi akan dihapuskan dari opsi pilihan wamil.

Pemerintah Korea Selatan mengumumkan jika sistem kepolisian akan dihapuskan dari wamil per 2023. Sistem ini akan dihilangkan selangkah demi selangkah setiap tahunnya hingga 2023.

Sialnya, selebriti akan menjadi yang pertama merasakan dampak keputusan itu. Presiden Korea Selatan telah memutuskan jika kini selebriti tak akan bisa mendaftar untuk menjadi polisi untuk wamil. Polisi tak akan ada dalam daftar pilihan bagi selebriti yang akan wamil mulai 2018.

Dilansir Allkpop dari Yonhap News, permintaan untuk bertugas sebagai polisi terus meningkat terutama dari kalangan selebriti. Hal ini mendatangkan protes dan kritik dari pihak lain yang melihat adanya kemudahan bagi selebriti saat wamil dengan menjadi polisi.

Menurut laporan, skandal marijuana TOP berperan besar membuat keputusan itu diberlakukan lebih awal. Kasus personel BIGBANG ini memang cukup mencoreng instansi kepolisian yang saat itu menjadi tempatnya menjalani wamil.

Untuk saat ini sendiri ada sejumlah selebriti yang sedang bertugas sebagai polisi sebagai pilihan wamil mereka. Siwon ‘Super Junior’, Changmin ‘TVXQ’, dan Junsu ‘JYJ’ adalah tiga di antaranya. Siwon dan Changmin sendiri akan menyelesaikan masa bakti mereka akhir Agustus mendatang.

Di sisi lain, TOP telah dijatuhi hukuman atas penggunaan marijuananya. TOP terbukti positif mengonsumsi marijuana setelah menjalani tes beberapa bulan lalu. TOP merokok marijuana pada Oktober lalu bersama seorang trainee perempuan bernama Han Seo Hee.

Pemilik nama asli Choi Seunghyun itu dijatuhi hukuman denda 12 ribu Won (sekira Rp142 ribu) dan dua tahun masa percobaan dengan 10 bulan penjara apabila dia melanggar selama kurun waktu itu. Pengadilan memutuskan hukuman tersebut setelah melihat sikap kooperatif TOP selama masa penyelidikan.

TOP sendiri langsung menerima keputusan pengadilan itu. Pelantun Let’s Not Fall in Love ini tak berniat melakukan banding kepada pengadilan.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini