nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pangeran William Sedih Kate Middleton dan Anak-Anak Tak Sempat Kenal Putri Diana

Lidya Hidayati, Jurnalis · Rabu 31 Mei 2017 09:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 05 31 33 1703970 pangeran-william-sedih-kate-middleton-dan-anak-anak-tak-sempat-kenal-putri-diana-1vGp6kej98.jpg Pangeran Harry, William, dan Kate Middleton (Foto: Reuters)

LONDON - 20 tahun berlalu sejak meninggalnya Putri Diana dalam kecelakaan mobil di Paris 1997 silam. Meski sudah 2 dekade berselang, Pangeran William masih dirundung kesedihan atas kepergian sang ibunda. Salah satu penyebab kesedihan Pangeran William adalah karena istri dan anak-anaknya tak sempat mengenal almarhum.

Saat melakukan wawancara eksklusif dengan GQ Inggris, Pangeran William membeberkan bagaimana ia sedih karena Kate Middleton, sang istri tak akan pernah bisa mengenal dan berbincang dengan Putri Diana. Begitu juga dengan fakta bahwa Putri Diana tak akan pernah bisa melihat putra-putrinya, yakni Pangeran George dan Putri Charlotte tumbuh dewasa.

"Aku akan sangat senang jika bisa mendengar saran-sarannya (Putri Diana). Aku akan senang melihatnya mengenal Catherine (Kate) dan melihat anak-anak tumbuh. Hal ini membuatku sedih, bahwa dia tak akan bisa, bahwa mereka tak akan pernah mengenalnya), ungkap Pangeran William seperti dilansir Fox News, Rabu (31/5/2017).

Putri Diana memang meninggal dunia jauh sebelum Pangeran William mengenal Kate dan kedua anak mereka lahir. Putri Diana meninggal 20 tahun lalu dalam sebuah kecelakaan mobil di Paris pada 1997.

Dua dekade berselang, Pangeran William masih merasa kesulitan menerima fakta kematian Putri Diana. Meski begitu, kakak Pangeran Harry terus belajar sedikit demi sedikit menerima kenyataan yang ada, termasuk dengan belajar berbagi cerita untuk mengurangi beban dan kesedihannya.

"Aku masih mendapati ini adalah hal sulit karena saat itu sangat berat. Dan juga, tidak semua orang berkabung, karena semua orang tahu soal inu, semua orang tahu ceritanya, semua orang tahu dia. Ini adalah situasi yang berbeda bagi kebanyakan orang yang kehilangan orang yang dicintai. Hal itu bisa disembunyikan atau mereka bisa memilih jika mereka ingin berbagi cerita," pungkas sang pangeran.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini