nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ikut Nyoblos, Camelia Malik Banjir Permintaan Foto dari Petugas TPS

Dedy Afrianto, Jurnalis · Rabu 19 April 2017 12:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 04 19 33 1671316 ikut-nyoblos-camelia-malik-banjir-permintaan-foto-dari-petugas-tps-Re8QFXU2po.jpg Camelia Malik (Foto: Dedi/Okezone)

JAKARTA - Pedangdut Camelia Malik hari ini memberikan hak pilihnya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua. Camelia menggunakan hak pilihnya pada Tempat Pemilihan Suara (TPS) 039 yang terletak di Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Camelia tiba bersama anak-anaknya dengan mengunakan baju putih dengan jilbab motif hitam putih. Menurutnya, pilihan warna ini menggambarkan netralitas dalam Pilgub kali ini.

"Pilihannya sudah ketahuan-lah. Putih netral kan. Kita ikutin aturan kok, sudah tidak waktunya berkampanye, sudah selesai, tinggal memilih keinginan hati. Demokrasinya kita jalani," tuturnya usai melakukan pencoblosan di TPS 039, Ragunan, Jakarta Selatan (19/4/2017).

Camelia Malik dikerubuti warga untuk foto (Foto: Dedi/Okezone)

Adapun alasan dirinya membawa sang anak dalam Pilgub kali ini adalah untuk memberikan didikan agar dapat menggunakan hak pilih dengan benar. Hanya, tak ada paksaan dari Camelia kepada sang anak untuk memilih calon tertentu.

"Sama anak, yang sudah nyoblos-nyoblos. Sudah boleh kan. Anak-anak muda. Kompak. Kompak bukan paksaan. Biasanya anak-anak kadang kan malas, mau tidur lah enggak mau nyoblos lah. Kali ini aku bilang enggak lah harus nyoblos. Kalau kamu memang mau punya kepentingan untuk kota Jakarta ya harus mau," tuturnya.

Usai memberikan hak suara, Camelia sempat berfoto beberapa kali dengan petugas TPS. Tak hanya itu, ia juga sempat beberapa kali dimintai untuk berfoto bersama dari masyarakat sekitar.

Ia pun berharap agar pilihannya dapat memberikan kontribusi besar bagi Jakarta jika berhasil memenangkan Pilgub ini. Terdapat beberapa hal yang menurutnya harus diperbaiki, salah satunya adalah kemacetan.

"Semua pejabat itu tidak bisa hanya leha-leha menikmati kemenangan. Harus kerja keras melihat kondisi Jakarta, bagi saya kalau melihat macet sudah seram banget. Sudah miris banget kalau melihat banjir. Mudah-mudahan concern untuk itu, kesejahteraannya, tata kotanya, dan lain-lainnya," tutupnya.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini