JAKARTA - Penyanyi religi Maher Zain ternyata memulai karier dari jalur R&B. Dia juga dikenal sebagai produser musik di negara kelahirannya, Lebanon.
Pria kelahiran 16 Maret 1981, itu berhasil mendongkrak genre religi di Indonesia. Dengan alunan lagu Insya Allah bersama Fadly vokalis Padi, Maher mengaku awalnya dia bukanlah tipe yang taat menjalankan ritual agama.
Sekira tiga tahun lalu, seolah pikirannya tercerahkan untuk menebarkan benih positif kepada masyakarat luas. Terutama untuk kalangan generasi muda. Saat itu, Maher memutuskan memilih jalur religi.
"Saya pernah menjadi produser musik untuk genre yang lain. Saya itu dulu tidak pernah melakukan apa-apa kayak berdoa, salat, dan yang lainnya. Lalu sekira tiga tahun yang lalu, saya mulai terpikirkan untuk melakukan sesuatu yang baru yang lebih baik lagi," ungkap Maher saat dijumpai di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2011).
Maher mulai menciptakan lagu-lagu yang menyimpan banyak pesan positif yang mengandung pesan dalam terhadap cinta, kehidupan dan Ketuhanan.
Seolah mendapat berkah dari Tuhan, Maher sangat bersyukur akhirnya lagu-lagunya digemari masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Dia berharap karyanya tidak berhenti sampai di sini saja dan bisa terus menginspirasi orang lain. Di Indonesia, Maher berhasil mendulang prestasi dengan meraih 10 platinum hasil penjualan fisik.
"Saya ingin menunjukkan bahwa lagu religi itu enggak bikin bosan. Ini banyak menginspirasi orang," imbuh Maher.
(tre)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri