Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebelet Pipis, Limbad Turun dari Menara

Tomi Tresnady , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2009 |17:03 WIB
Kebelet Pipis, Limbad Turun dari Menara
(Foto: Aziz Indra/Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - The Master Limbad turun dari menara tiga jam sebelum waktu yang ditentukan. Seturun dari menara, Limbad langsung ke toilet.

Selama 20 menit, Limbad memanfaatkan waktu untuk ke toilet dan salat Asar. Menurut istrinya, Susi Indrawati, seturun dari menara, Limbad langsung masuk ke toilet. Diduga dia kebelet pipis. Tak lama kemudian, dia salat asar.

"Saat dicek dokter, kondisi kesehatan suami saya sedikit lemas. Tapi dia tetap bersemangat. Sebenarnya dia phobia ketinggian, tapi dia nekat," ungkap Susi kepada wartawan, di RCTI, Senin (24/8/2009).

Dia menceritakan suaminya sempat pusing saat berdiri di atas tower setinggi 20 meter itu. Demi terus berkonsentrasi, Limbad sering memukul kepalanya.

"Selama ini tidak ada keluhan, hanya kondisinya tidak menentu. Karena cuaca malam hingga siang berubah-ubah. Malam dingin, kalau siang panasnya sampai 33 derajat celcius," cerita Susi.

Perubahan cuaca dari dingin ke panas ini menyebabkan tensi darah Limbad turun. Sebagai istri, Susi berharap suaminya jangan terlalu nekat.

"Saya tahu dia mampu, tapi nekat itu dekat dengan kematian," imbuhnya.

Walau diasuransikan sebanyak Rp1 miliar, menurut Susi, tidak ada apa-apanya jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya terus berdoa, semoga dia mampu menyelesaikannya," harapnya.

(nov)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement