JAKARTA - Cap plagiat kadung melekat di album pertama D'Masiv. Berbagai kritikan mengenai kemiripan hits grup band ini tak menyurutkan langkah mereka untuk meluncurkan mini album dan album baru, November 2009.
"Saat kita sukses dan di saat kita sudah diterima, kan tidak semua orang suka. Ada pro dan kontra. Kita anggap itu semua cobaan," ujar sang vokalis, Ryan, di FX, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (15/9/2009).
Dia menambahkan, D'Masiv menyadari banyak orang yang memperhatikan setiap lagunya. Bahkan, sampai menyamakan nada demi nada dengan band lain.
"Sekarang kita juga sedang proses album baru. Energinya lebih besar karena kita buat di sela-sela manggung dan tur," tutur Ryan.
Mereka berharap, di album baru nanti tidak ada lagi yang mirip dengan lagu band lain.
"Notasi kalau ada kesamaan sedikit, itu kan wajar. Bikin nada lagu itu susah. Mendapatkan nada lagu itu sebuah anugerah," imbuhnya.
(uky)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri