Sarah dan Fandy mulai terlibat konflik yang membuat hubungan keduanya merenggang. Ketika situasi membutuhkan kerja sama, perbedaan di antara mereka justru berpotensi menghambat upaya tim dalam menghadapi berbagai persoalan di pulau itu.
Masalah juga datang dari masyarakat setempat. Kehadiran tim medis yang semula diharapkan membawa pertolongan kini mulai menimbulkan tanda tanya di kalangan warga.
Hilangnya Suci dan kejadian-kejadian sebelumnya membuat suasana semakin tidak nyaman. Kepercayaan yang dibutuhkan para dokter untuk menjalankan misi mereka pun menghadapi tantangan.
Di tengah ketegangan tersebut, Keira merasakan perubahan yang sulit diabaikan. Kemampuan indigo yang dimilikinya membuat ia lebih peka terhadap hal-hal di luar nalar.
Perasaan bahwa kutukan Pote semakin nyata menambah kecemasannya. Bagi Sarah, kondisi tersebut menjadi ujian besar di mana ia harus menghadapi persoalan internal sekaligus mencari jalan keluar dari misteri yang menyelimuti Pulau Marunda.