Rekomendasi Drama Sejarah Korea yang Cocok Temani Waktu Ngabuburit

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Minggu 22 Februari 2026 14:59 WIB
Film Hwang Jini
Share :

JAKARTA - Menunggu waktu berbuka puasa bisa diisi dengan berbagai kegiatan seperti olahraga hingga melakukan hobi lainnya. Sebagian orang juga memilih menghabiskan waktu ngabuburit dengan menonton film atau series favorit.

Biasanya, tontonan yang dicari adalah yang tak hanya kuat soal cerita, tetapi juga memanjakan mata. Seperti drama sejarah Korea yang dikenal memiliki produksi yang megah, detail kostum luar biasa, dan sinematografi indah.

Berikut ini lima rekomendasi drama sejarah korea dengan visual memanjakan mata:

Dong Yi

Dong Yi merupakan drama sejarah klasik yang menceritakan perjalanan hidup seorang perempuan dari kalangan bawah yang akhirnya menjadi selir kerajaan di era Joseon. Ceritanya penuh intrik politik istana, konflik kekuasaan, serta perjuangan karakter utama menghadapi berbagai rintangan.

Drama ini dikenal karena penggambaran kehidupan istana yang detail dan autentik. Kostum hanbok yang dikenakan para bangsawan maupun rakyat biasa dibuat dengan teliti, memperlihatkan perbedaan status sosial secara visual. 

Hwang Jini

Hwang Jini mengangkat kisah kehidupan seorang gisaeng legendaris pada era Joseon yang terkenal karena kecantikan, kecerdasan, dan bakat seninya. Drama ini tidak hanya berfokus pada romansa, tetapi juga perjalanan karakter utama dalam mencari identitas dan kebebasan di tengah norma sosial yang ketat.

Salah satu kekuatan utama drama ini adalah kostum tradisional yang sangat indah dan artistik. Busana gisaeng yang kaya warna dan detail bordir menjadi daya tarik visual utama.

Moon Embracing the Sun

Drama ini memadukan romansa kerajaan dengan intrik politik dan unsur takdir. Mengisahkan cinta antara seorang raja dan perempuan yang terlibat dalam pusaran konflik istana, ceritanya berkembang dengan intens dan emosional.

Secara visual, Moon Embracing the Sun menampilkan istana dengan pencahayaan lembut dan kostum kerajaan yang anggun. Hanbok para karakter utama dirancang dengan detail mewah, memperkuat kesan megah sekaligus romantis dalam setiap adegan.

Under the Queen’s Umbrella

Drama ini berfokus pada perjuangan seorang ratu dalam membesarkan para pangeran di tengah tekanan politik kerajaan. Ceritanya menyoroti sisi keibuan, strategi, serta dinamika keluarga kerajaan yang tidak selalu harmonis.

Visualnya terasa segar dengan warna-warna cerah dan kostum kerajaan yang mencolok. Set istana didesain modern namun tetap mempertahankan nuansa sejarah. 

The Red Sleeve

The Red Sleeve menceritakan hubungan emosional antara raja dan seorang dayang istana yang memiliki prinsip kuat tentang kebebasan hidupnya. Drama ini dikenal karena pengembangan karakter yang mendalam dan romansa yang terasa realistis.

Kekuatan visualnya terletak pada sinematografi yang halus dan kostum hanbok yang elegan. Nuansa istana ditampilkan dengan detail klasik dan pencahayaan lembut, menciptakan atmosfer yang intim sekaligus megah.
 

(kha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya