JAKARTA - Mitos-mitos turun temurun dari generasi ke generasi, stigma, dan berbagai hal yang dinilai tabu di lingkungan sosial sehari-hari, sebenarnya lekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Meski melekat, tapi tak semua masyarakat mau berdiskusi terbuka soal hal-hal di atas karena dianggap sensitif. Maka dari itu, agar bisa menjawab rasa penasaran sekaligus memberikan wadah kepada masyarakat dalam mengenal mitos dan stigma tersebut, hari ini, Selasa (15/3/2022) Vision+ bekerja sama dengan Cretivox menghadirkan original series terbaru berjudul, “Katanya”.
Series dokumenter teranyar Vision+ garapan Ainun Najib sebagai produser dan Patricia Gio sebagai sutradara, Katanya hadir sebagai serial dokumenter bertemakan stigma atau mitos di sekitar masyarakat.
Tak perlu cemas, serial ini bersifat netral, tidak bias, alias tidak berpihak sebagai pendukung dan penentang stigma tertentu atau mitos sebagai informasi yang disampaikan.
Clarissa Tanoesoedibjo selaku Managing Director Vision+ menuturkan, ia berharap kehadiran series Katanya bisa lebih membuka pandangan masyarakat Indonesia lebih luas lagi.
“Harapan saya, semoga series Katanya ini dapat membuka pandangan masyarakat mengenai isu atau hal-hal yang sensitif,” kata Clarissa Tanoesoedibjo dalam acara Konferensi Pers Series Katanya, Selasa (15/3/2022).