Sementara itu, Nino sudah mulai kembali ke kantor dan bekerja dengan dibantu oleh Katherine. Kondisi matanya yang tidak bisa melihat, membuat Nino sedih lantaran kini kehidupannya harus bergantung kepada orang lain.
Saat dirinya dibantu oleh Katherine melakukan cap jempol di sebuah berkas, Nino pun tampak semakin sedih. Terlebih, meski dirinya sudah mengetahui bahwa Reyna adalah anak kandungnya, ia harus menerima kenyataan bahwa keadaanya saat ini tidak dapat membuatnya bisa bermain bersama sang putri.
Setelah mengantar Reyna ke sekolah, Al dan Andin terlihat mengunjungi dokter kandungan untuk memeriksakan kondisi kehamilan Andin. Saat menjalani USG, Al terlihat ngotot mengatakan bahwa anaknya sangat mirip dengannya.