Sutradara Cek Toko Sebelah itu mengakui bahwa UU Cipta Kerja tak semuanya berdampak buruk. Namun, dia menilai bahwa Undang Undang yang ditetapkan harus bernilai baik secara keseluruhan.
"Apakah UU Omnibus sepenuhnya buruk? Tentu tidak. Tapi menurut saya sebagai warga negara, 'Tidak Sepenuhnya Buruk' belumlah cukup," kata Ernest.
"Saya berharap, sebuah UU perlu mencapai titik 'Sepenuhnya Baik'. Atau saya yang berharap terlalu banyak?" Tambahnya.
(LID)