Dalam film ini, Riza Pahlevi fokus bercerita pada perilaku julid dan sang korban. Riza mencoba menggambarkan bahaya berbicara kebobrokan dan kejelekan orang di belakang. Memberikan pesan agar menghilangkan perilaku ghibah.
"Bisa jadi pelaku Ghibah itu tidak sadar bahwa dampak Ghibah itu bisa berbahaya. Nah ini yang juga ingin saya visualkan,” sambung Riza.
Produser Dheeraj Kalwani menjelaskan alasan mengangkat cerita ini menjadi film layar lebar. Cerita yang diangkat oleh Riza begitu erat dengan kehidupan masyarakat.
“Ada unsur relatable antara cerita film dan kehidupan penonton. Makmum kan setiap orang pasti melalui masa dimana tidak khusyuk salatnya. Nah kalau Ghibah ini rasanya setiap orang juga sering melakukannya tanpa sadar,” tutup Dheeraj.
(aln)