Jatuh Bangun Pramoedya Ananta Toer Lahirkan Karya Sastra

Rena Pangesti, Jurnalis
Sabtu 10 Agustus 2019 09:02 WIB
Pramoedya Ananta Toer (Foto: Ilustrasi Feri Usmawan/Okezone)
Share :

“Saat ditahan, Pram aktif menulis. Karya-karya seperti Perburuan, Keluarga Gerilya, Korupsi dan beberapa lainnya lahir di penjara itu,” lanjut Soesilo.

Setelah bebas, Pramoedya Ananta Toer merilis setidaknya 18 buku maupun cerpen. Namun karyanya yang berisi kehidupan orang Tionghoa di Indonesia berujung masalah.

Pasalnya ia banyak menuliskan tentang sejarah Tionghoa di Indonesia dan penyiksaan yang terjadi. Hal itu dianggap pemerintahan Orde Baru sebagai gerakan pro-komunis Tiongkok.

Hasilnya, Pram ditahan tanpa pengadilan di Nusakambangan pada 1965-1969. Tidak berhenti di situ, ia juga sampai diasingkan ke Pulau Buru, Maluku selama 10 tahun sejak 1969.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya