Hari Film Nasional, Joko Anwar Sayangkan Kurangnya Kru yang Miliki Skill

Vania Ika Aldida, Jurnalis
Minggu 31 Maret 2019 13:54 WIB
Share :

"Menurut saya, PH-PH ketimbang bayar orang-orang yg nggak punya skill, mending bikin pelatihan. Penulisan skenario lah minimal. Ntar lulus dan bagus mereka pekerjakan. Datangkan pengajar yg kompeten. Kalo perlu dari luar negeri," tambahnya.

Soal ucapannya mengenai skill dari kru serta pemain, sutradara dari film Pengabdi Setan ini menyatakan bahwa minat penonton Indonesia terhadap film karya sendiri cukuplah besar. Ia ingin agar hal tersebut terus menerus dilakukan, lantaran dukungan tersebutlah yang sangat diperlukan seorang pembuat film terhadap karyanya.

Ia pun berharap agar jangan sampai film Indonesia kembali terjajah oleh tayangan hollywood lantaran pihak rumah produksi hanya menerima saja film-film yang di produksi secara asal. Apalagi dengan genre film yang hanya itu-itu saja.

 

"Perfilman Indonesia lagi di masa paling gemilang. Penontonnya paling banyak. Kepercayaan penonton terhadap film Indonesia paling tinggi. Pembuat film (terutama pemilik PH) jangan take it for granted. Bikin film asal, tema dan genre itu-itu aja. Jenuh ntar penonton dan ilang lagi," tutupnya.

(edh)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya