Untuk memperluas cerita Sultan Agung, mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Indonesia di Washington DC (Permias DC) menggelar nonton bareng film tersebut di di The George Washington University.
Permias DC bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC, Los Angeles Independent Film Festival (LAIFF), Organization of Asian Studies di GWU, dan Sigur Center for Asian Studies di GWU agar terlaksananya acara tersebut.
Kami sebagai pelajar Indonesia di sini punya semangat yang kuat untuk mempromosikan Indonesia dan menanamkan citra positif bangsa kita kepada masyarakat di Amerika. Selain itu, kami juga berupaya menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada diaspora Indonesia melalui film sejarah ini,” jelas Aldwin Yusgiantoro selaku Presiden Permias DC dalam rilis yang diterima Okezone.
Film yang mengangkat cerita Sultan Agung yang mempunyai nama lain Sultan Abdullah Muhammad Maulana Mataram (Raden Mas Rangsang) itu dinilai bisa memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa Amerika Serikat dan masyarakat dunia.