3. Bottlesmoker
Bottlesmoker merupakan duo musisi elektronik, Angkuy dan Nobie, yang menggunakan beberapa alat-alat unik untuk menciptakan lagu dan memodifikasi sendiri instrumen musik mereka. Sebut saja glockenspiel, hand bell, melodica, bahkan mainan seperti telefon mainan, radio, hingga nintendo.
Terdiri dari dua personel, Bottlesmoker hadir dengan album perdana bertajuk "Before Circus Over" di 2006 dan dirilis di bawah naungan Netlabel: Neovinyl Records asal Spanyol. Usai berada dalam naungan label asal Spanyol, Bottlesmoker juga sempat bekerjasama dengan sebuah label di Amerika Serikat.
4. The S.I.G.I.T
Grup band yang digawangi oleh Rekti, Adit, Acil, dan Farri, ini dibentuk pada 1997 saat keempat personilnya masih duduk dibangku sekolah. Di 2002, nama The S.I.G.I.T baru mulai digunakan, dan pada 2004 band ini merilis album perdananya bertajuk EP.
Di 2007 sebuah label asal Australia, Caveman, tertarik untuk memproduksi album bertajuk "Visible Idea of Perfection". Bahkan untuk mendukung promo album, mereka menggelar tur selama satu bulan di sembilan kota dan 16 panggung berbeda.
Tak hanya sampai disitu, beberapa festival musik internasional juga sempat mereka jajal. Sebut saja South by Sothwest (SXSW) di Texas, dilanjut dengan penampilan mereka diberbagai kota di Amerika Serikat, eperti Los Angeles, hingga San Fransisco.
5. The Trees and The Wild
Dibentuk di Bekasi, Jawa Barat, grup band post rock Indonesia bernama The Trees and The Wild berhasil di lirik oleh pecinta musik Internasional. Perpaduan musik ambient, postbrock, folk, dan juga pop, berhasil membuat para pendengar terbuai dengan alunan musik dari pemilik single Honeymoon on Ice ini.
Pada 2012 lalu, grup yang digawangi oleh Remedy Waloni, Andra Kurniawan, Charita Utami, Hertri Nur Pamungkas, dan Tyo Prasetya ini berhasil menjalani tur di Eropa. Bahkan mereka juga ikut tampil dalam festival musik Reeperbahn di Jerman, festival Monsters of Pop di Finlandia, dan beberapa negara lain.
Sempat mengalami pergantian personel, yang pada awalnya hanya terdiri dari tiga personel, dan kini menjadi lima personel, grup ini nampak terus bisa berkarya tanpa batas.
(aln)