JAKARTA - Diperkirakan, 100 massa Front Pembela Islam (FPI) akan menyerbu kantor Maxima di kawasan Mangga Dua, Jakarta, sekira pukul 14.00 WIB, Rabu (1/12/2010). Kedatangan mereka adalah bentuk penolakan kedatangan Miyabi ke Indonesia.
“Besok sekitar pukul 2 siang, kami akan melakukan aksi unjuk rasa, tepat di depan kantor Maxima, karena kami sangat menolak keras kedatangan Miyabi,” ungkap Habib Salim Segaf, Ketua DPD FPI DKI Jakarta Selatan, saat dikonfirmasi, Selasa (30/11/2010).
Ditegaskannya, FPI enggan melakukan pertemuan dengan Maxima selaku rumah produksi yang ingin mendatangkan pemilik nama asli Maria Ozawa ini.
“Di sini saya menegaskan, selaku ketua DPD FPI Jakarta Selatan, kami tidak akan pernah melakukan pertemuan dengan siapapun yang berhubungan dengan mendatangkan bintang porno, baik itu Asia maupun Amerika,” tegasnya.
FPI pun terus melakukan pendalaman perihal film terbaru Miyabi yang berjudul Hantu Tanah Kusir, apakah ada sisi pornografi atau tidak.
“Sejauh ini, kita belum lihat dan kita belum dapat seperti apa filmnya. Tapi informasi yang kami dapat hanya bersifat komedi, tetapi info itu akan kami gali terus,” pungkasnya.
Sejak kemarin, FPI telah melakukan aksi unjuk rasa menolak kedatangan Miyabi ke Indonesia. Mereka telah berunjuk rasa di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
Sebelumnya beredar kabar, Miyabi akan datang ke Indonesia pada Senin, 29 November 2010. Namun sampai saat ini belum ada kabar yang menyatakan aktris asal Jepang ini tiba di Indonesia.
Kedatangan Miyabi ke Indonesia kali ini adalah hadir dalam peluncuran film keduanya di Indonesia, yang berjudul Hantu Tanah Kusir. Miyabi akan bermain bersama Zaki Zimah dan juga Rheina Ipeh.
(nov)