JAKARTA - Personel Kotak, Cella, yang diduga terlibat penganiayaan, dibebaskan dari tahanan karena permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan.
"Bukan bebas, tapi ditangguhkan penahanannya. Pemeriksaan masih tetap berjalan. Cella kan sudah dijadikan tersangka dengan Lucky Perdana," ungkap Sandy Arifin, pengacara korban Sony Prakoso, yang dihubungi okezone, Rabu (15/9/2010).
Adalah pihak keluarga yang mengajukan penangguhan penahanan terhadap Cella. Dan itu dikabulkan oleh penyidik di Polsek Mampang.
"Penangguhan kan buat sementara. Kalau nanti dikhawatirkan akan menghilangkan barang bukti, melarikan diri, mereka akan ditahan lagi. Bukan berarti ditangguhkan itu bebas dan kasusnya berhenti," jelasnya.
Cella dilepaskan dari tahanan pada 8 September, dengan jaminan penangguhan penahanan dari keluarga dan pengacara.
"Sementara ini, kita masih akan ada konfrontir lagi. Sementara berkas menjadikan mereka tersangka, memang kita butuh waktu untuk konfrontir sampai ke persidangan. Hanya Lucky yang belum ditahan, Cella sudah pernah," tukasnya.
Seperti diketahui, Cella dan Lucky telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemukulan terhadap Sony Prakoso. Peristiwa terjadi pada Sabtu, 22 Agustus 2010. Sony yang merupakan personel band Bevlyen di bawah Glow Manajemen mengalami luka di sebelah kiri mata, rahang, pipi kiri, kepala belakang, dan tulang leher.
(ang)