JAKARTA - Kedatangan ahli telematika, Ruby Z Alamsyah, ke Mabes Polri untum membantu melacak siapa pengunggah video yang paling pertama. dari analisa yang dilakukannya, ternyata video panas Ariel juga diupload dari Jakarta.
“Saya memeriksa berkaitan keahlian saya,” kata dia ditemui di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (5/7/2010).
Ruby menegaskan dari analisa yang dilakukannya sudah ada yang ditemukan. Lokasinya berkisar antara Pulau Jawa dan bahkan ada yang di Jakarta.
“Di Jawa. Iya, ada yang di Jakarta juga,” tandasnya singkat.
Ada belasan orang yang mengupload video tersebut ke dunia maya. Polisi meminta Ruby untuk membantu menelusuri siapa yang menyebar pertama kali.
“Kalau siapa yang jadi pengupload pertamanya biar Polri saja yang ngomong,” ujarnya.
Lebih jauh, Ruby menolak memberikan keterangan. Di mana lokasi pertama pengunggah dan apakah yang mengupload pertama kali sudah ditangkap, kata dia, biar polisi yang menjawab.
“Biar Polri yang menjawab,” kata dia.
Sebelumnya, Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Polisi Ito Sumardi mengatakan sudah menetapkan 8 tersangka dari 20 orang yang telah diperiksa dan diamankan Mabes Polri. Namun dari delapan tersangka tersebut, polisi belum menangkap siapa pelaku penyebar alias pengunggah video panas Ariel yang paling pertama. Apakah teman dekat atau tidak, Ito mengatakan bukan teman dekat Ariel.
Pada awalnya, polisi mengungkap pengunggah video panas Ariel ada di Bandung dan Kendari, Sulawesi Tenggara. Bahkan meskipun beredar pada 3 dan 4 Juni, video panas Ariel sudah diupload sejak 22 Mei 2010.
(nov)