nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Luna Maya & Cut Tari Diharap Turut Aktif Perkarakan Status Tersangka Video Porno

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 07 Agustus 2018 13:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 07 33 1932976 luna-maya-cut-tari-diharap-turut-aktif-perkarakan-status-tersangka-video-porno-atzoyLELxh.jpg Luna Maya dan Cut Tari (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ditolaknya gugatan praperadilan atas kasus pornografi Luna Maya dan Cut Tari mendorong Kurniawan Adi Nugroho selaku pemohon untuk mengambil langkah lanjutan. Dia berharap agar kedua artis yang tersangkut perkara itu bisa ikut mengajukan gugatan serupa.

"Saya justru berharap, ketika hasil putusan pengadilan seperti ini, maka si CT dan LM silakan ajukan sendiri. Ibaratnya kami sudah membuka pintu, silakan selanjutnya mereka ajukan sendiri. Toh mereka yang berkepentingan," ujar Nugroho usai sidang.

Bagi Nugroho, tugasnya selaku perwakilan Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) hanya untuk mengawasi kinerja penyidik. Oleh karenanya, Nugroho merasa tidak perlu ikut campur terlalu dalam pada pokok perkara.

Ariel, Luna dan Cut Tari

(Baca Juga: Dilaporkan Dipo Latief ke Polisi, Nikita Mirzani: Masa Saya KDRT Suami Tercinta)

(Baca Juga: Semakin Serius, Chris Pratt Makan Bareng Keluarga Schwarzenegger)

"Motivasi awalnya adalah tujuan LP3HI untuk membantu dan mengawasi, terhadap kinerja penyidik terutama, yang dilakukan melalui praperadilan. Jadi motivasinya ke arah itu. Kalau kemudian kasusnya diambil kemana, ya itu enggak tahu, itu teknis. Tapi fokusnya ke arah itu, ini harus diawasi. Kinerja penyidik kan harus diawasi," jelas dia.

Kendati demikian, Nugroho tetap menghimbau agar pihak kepolisian bisa bergerak cepat untuk menangani perkara Luna Maya dan Cut Tari.

"Kami akan berikan kesempatan kepada penyidik, ya katakan lah enam bulan. Tiga sampai enam bulan ini mereka bisa atau enggak," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya dari hasil peliputan Okezone, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan menolak gugatan praperadilan yang diajukan Kurniawan Adi Nugroho. Menurut Hakim Ketua Majelis Florensani, objek yang dijadikan dasar mengajukan praperadilan diluar wewenang pengadilan.

"Perkara ini bukan objek praperadilan, dan selanjutnya permohonan ini dinyatakan tidak dapat diterima," bunyi amar putusan yang dibacakan Hakim Ketua Majelis Florensani.

Ariel, Luna dan Cut Tari

Kurniawan Adi Nugroho yang mewakili Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI), mengajukan gugatan praperadilan atas kasus pornografi Luna Maya dan Cut Tari. Gugatan itu didaftarkan pada 5 Juni 2018 dengan nomor register 70/Pid.Pra/2018/PN JKT.SEL.

Dalam isi gugatan, pemohon meminta Polri untuk menghentikan penyidikan terhadap Cut Tari dan Luna Maya. Sebagai informasi, keduanya dijadikan tersangka atas peredaran video porno tersebut.

Selain poin di atas, pemohon juga meminta pada polisi untuk segera menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kedua artis. Tak lupa, pemohon turut meminta Polri agar membersihkan nama Cut Tari dan Luna Maya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini