LOS ANGELES - Sir Elton John dicap sebagai pendosa oleh gereja Ortodoks Ukraina. Penyebabnya, orientasi seksual Elton yang menyukai sesama jenis disebutkan dalam Kitab Injil sebagai perbuatan dosa.
Saat permintaan Elton dan suaminya untuk mengadopsi bayi Ukraina, Lev, ditolak, pihak gereja bersyukur.
"Puji Tuhan, hukum Ukraina melarang Elton John mengadopsi anak. Itu tertulis dalam Kitab Injil bahwa homoseksual adalah perbuatan dosa. Itu dosa dan melanggar alam," ucap juru Bicara Gereja Ortodoks Dontesk Diocese, Pastur Georgy Gulyaev, yang dilansir Daily Mail, Kamis (17/9/2009).
Keinginan penyanyi Inggris itu mengadopsi Lev tampaknya akan semakin sulit. Selain dihadang peraturan hukum Ukraina, kelompok gereja Ortodoks juga menentang.
"Ini jelas-jelas dosa. Gereja tidak akan pernah setuju orang menikah sesama jenis dapat mengadopsi anak," tegasnya.
Menurut pastur Georgy, peraturan dan larangan tersebut ditujukan bukan hanya kepada Elton, melainkan semua orang yang berbuat serupa.
Elton dan suaminya, David Furnish yang menikah pada 2005, ingin mengadopsi bayi Ukraina berusia 14 bulan bernama Lev.
(ang)