JAKARTA - Ibunda Manohara Odelia Pinot, Daisy Fajarina, pernah sesumbar akan menuntut balik Ratna Sarumpaet. Ratna tak gentar. Dia balik menantang Daisy.
"Yang pasti, dia harus membuktikan kasus ini. Baru kemudian bisa menuntut saya atas pencemaran nama baik," ujar Ratna yang dijumpai di Kedubes Prancis di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2009).
Ratna mendampingi mantan pembantu Manohara, Shaliha Lanti, mengadu ke Kedubes Prancis. Shaliha mengaku pernah diperkosa ayah tiri Manohara, Reiner Noack Pinot, dan disaksikan Daisy pada Maret 2007. Pinot telah menjalani hukuman di Prancis, namun Daisy kabur.
"Kami bukan memfitnah. Statement dia (Daisy) di media seolah-olah dia terus memusuhi saya. Padahal, saya tidak merasa menjelek-jelekkan Daisy karena saya tidak mengarang. Buat Daisy, jangan jelek-jelekkan saya karena secara tampang pun saya sudah jelek," kata aktivis peduli perempuan ini.
Dahulu ketika Manohara masih berada di Kelantan, Daisy pernah meminta bantuan Ratna Sarumpaet Crisis Center. Ratna bersedia membantu, namun karena Daisy tak kunjung membawa bukti nyata bahwa Manohara disekap dan disiksa Pangeran Kelantan, Ratna mengundurkan diri.
"Dari dulu saya concern terhadap masalah pelanggaran HAM. Kasus Manohara sampai saat ini belum terbukti kebenarannya," imbuh perempuan yang juga aktif di seni teater itu.
(ang)