JAKARTA - Luna Maya telah meminta maaf, seperti Cut Tari. Bila Cut Tari meminta maaf karena desakan pengacaranya, Luna tidak.
"Permintaan maaf Luna Maya itu bukan dari kuasa hukum. Sebagai kuasa hukum, saya hanya bisa menjelaskan ini dampak moralnya," ujar salah satu kuasa hukum Luna-Ariel, Aga Khan, yang dihubungi okezone, Jumat (9/7/2010).
Luna baru meminta maaf, Kamis, 8 Juni, padahal sudah sejak awal pemeriksaan dia didampingi pengacara. Berbeda halnya dengan Cut Tari yang sejak awal pemeriksaan tidak didampingi kuasa hukum. Tari baru meminta bantuan hukum dari Hotman Paris Hutapea, 5 Juli. Dan oleh Hotman, dia disarankan meminta maaf kepada publik.
"Kita tidak bisa prediksikan bagaimana jika langsung minta maaf pada awalnya. Kita nanti takut disalahkan oleh masyarakat Indonesia. Biarlah semuanya kita selesaikan secara hukum, baru permintaan maaf atas gosip," bela Aga.
Aga menegaskan bahwa permintaan maaf Luna itu bukan berarti pengakuan sebagai perempuan yang membintangi video porno dengan Ariel. Dia meminta masyarakat tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga kasus ini diputuskan di pengadilan.
"Tidak sama sekali. Malam tadi, Luna itu saya yang mendampingi. Ini belum ada keputusan, nanti di pengadilan. Kita ini negara hukum. Kita jalan berdasarkan hukum, bukan dari segi moral atau pribadi. Kalau person to person itu urusannya dengan Tuhan," tandasnya.
(ang)